40 Tahun Bungkam, Reporter Ungkap Hal Mengejutkan dari Wawancara Putri Diana Sebelum Pernikahan
Getty Images
Selebriti

Pada tahun 1981, Diana dan Charles duduk untuk wawancara menjelang pernikahan mereka dengan pembawa acara BBC News, Angela Rippon dan Andrew Gardener, dari ITV.

WowKeren - Pernikahan Putri Diana dan Pangeran Charles memang menuai atensi publik lantaran diwarnai perselingkuhan hingga berujung perceraian. Bahkan, pernikahan dan perceraian mereka dianggap sebagai salah satu aib terbesar bagi keluarga Kerajaan Inggris.

Menariknya, sejak awal Diana sendiri sudah memberikan kode bahwa pernikahannya dengan pewaris takhta Kerajaan Inggris tersebut tak akan berhasil. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pewawancara pranikah Diana dan Charles, yang menyebut bahwa publik mungkin telah melewatkan petunjuk besar tentang apa yang akan terjadi.

Pada tahun 1981, Diana dan Charles duduk untuk wawancara menjelang pernikahan mereka dengan pembawa acara BBC News, Angela Rippon dan Andrew Gardener, dari ITV. Dalam wawancara baru untuk film dokumenter Channel 5 "Charles and Di: The Truth Behind their Wedding", Rippon meninjau wawancara tersebut untuk pertama kalinya sejak tahun 1981 dan merefleksikan sikap Putri Diana menjelang pernikahan kerajaannya.

"Lady Diana hampir terpuruk di kursi, dia berada di wilayah baru. Dia berada di luar kuasanya," jelas Rippon dalam wawancara, sebagaimana dilansir dari Marie Claire.

"Letakkan siapa saja yang berusia 20 tahun di depan kamera televisi dan katakan ini adalah wawancara tentang apa yang bisa menjadi salah satu hari terpenting dalam hidup Anda dan akan dilihat oleh ratusan juta orang di seluruh dunia, dan ada pria yang berdiri di belakang orang yang mewawancarai Anda, memastikan Anda melakukannya dengan benar. Siapa pun akan gugup," lanjutnya.

Menengok ke belakang, Rippon mengatakan ekspresi wajah Diana di akhir wawancara. Ia menyebut Princess of Wales itu memberikan tatapan sedih, seolah sangat menunjukkan apa yang akan terjadi padanya dalam kehidupan kerajaan.


"Melihat ke belakang, kita bisa membaca lebih banyak tentang bahasa tubuh, apa yang dikatakan, penampilan yang diberikan, reaksi," kata Rippon menjabarkan.

"Tapi beberapa saat terakhir wawancara, (ekspresi) Diana benar-benar menonjol, ketika kami mendoakan pasangan itu bahagia seumur hidup. Charles memandang Diana, tapi dia melihat ke bawah ke lantai. Ekspresi itu terus berlanjut," imbuhnya lagi.

"Wajah Diana di akhir wawancara menunjukkan banyak hal. Mungkin kita seharusnya membaca lebih banyak lagi tentang lima detik di akhir wawancara. Itu mungkin memberi tahu kita lebih banyak tentang apa yang akan datang," pungkasnya.

Pendapat Rippon ini agaknya tepat, mengingat belum lama ini seorang rekan dekat sang Princess of Wales mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan. Penny Thornton, seorang ahli astrologi sekaligus teman Diana, menyebut bahwa Pangeran Charles sempat mengungkapkan sebuah kalimat kejam pada Diana sebelum Royal Wedding digelar.

Thornton mengungkapkan hal ini dalam acara dokumenter ITV, "The Diana Interview: Revenge of the Princess". Dalam keterangannya, Thornton mengungkapkan kalau Charles mengatakan dirinya tidak mencintai Diana sehari sebelum Royal Wedding.

"Salah satu hal paling mengejutkan yang pernah diceritakan Diana padaku adalah saat malam sebelum Royal Wedding di mana Charles memberitahunya bahwa dia tidak mencintai Diana," papar Thornton.

Tak hanya itu, Penny Thornton lantas mengatakan kalau Diana merasa sangat hancur dan bahkan hampir tak ingin melanjutkan pernikahannya setelah Charles mengatakan tak mencintainya. "Diana tidak ingin melanjutkan pernikahan pada saat itu, dia berpikir untuk tidak menghadiri pernikahan," katanya.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts