Angka Kasus COVID-19 Indonesia Resmi Tembus 1 Juta
Reuters
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kabar baiknya, angka kesembuhan COVID-19 memecahkan rekor pada hari ini. Sebanyak 10.868 pasien corona dinyatakan sembuh pada hari ini, sehingga total angka kesembuhan corona Indonesia mencapai 820.356 kasus.

WowKeren - Jumlah kumulatif kasus positif virus corona (COVID-19) menembus angka 1 juta pada Selasa (26/1) hari ini. Melansir situs covid19.go.id, Indonesia mencatat 13.094 kasus positif baru pada hari ini sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 1.012.350 kasus.

Kabar baiknya, angka kesembuhan COVID-19 memecahkan rekor pada hari ini. Sebanyak 10.868 pasien corona dinyatakan sembuh pada hari ini, sehingga total sudah ada 820.356 pasien yang dinyatakan sembuh di Indonesia. Angka kesembuhan tersebut mencapai 81 persen dari total kasus terkonfirmasi.

Sementara itu, jumlah kematian akibat COVID-19 bertambah sebanyak 336 kasus pada hari ini. Dengan demikian, pandemi corona telah menelan 28.468 korban jiwa di Tanah Air, atau 2,8 persen dari total kasus terkonfirmasi.

Saat ini, jumlah kasus aktif COVID-19 di Indonesia mencapai 163.526 pasien, atau 16,2 persen dari total kasus terkonfirmasi. Sebagai informasi, kasus aktif adalah pasien COVID-19 yang saat ini tengah menjalani perawatan ataupun isolasi mandiri. Angka tersebut didapat dengan mengurangi total kasus terkonfirmasi dengan angka kesembuhan dan kematian.


Update Kasus Corona

covid19.go.id

Dengan penambahan kasus pada hari ini, Indonesia menjadi negara ke-19 di dunia yang mencatat kasus positif corona-nya menembus angka jutaan. Melansir worldometers.info, Indonesia masuk dalam 20 besar negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak di dunia.

Adapun jumlah kasus COVID-19 di seluruh dunia kini telah menembus angka 100 juta. Negara yang menjadi penyumbang terbesar kasus COVID-19 dunia adalah Amerika Serikat yang mencatat lebih dari 25 juta kasus positif.

Di sisi lain, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Indonesia terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan seiring dengan meningkatnya angka corona. Juru Bicara Satgas COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan pemerintah, terutama untuk daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sebagai informasi, penerapan PPKM di sebagian wilayah Jawa-Bali memang diperpanjang hingga 8 Februari 2021 mendatang dengan harapan mobilitas masyarakat dapat dikurangi dan angka penularan corona menurun. "Mobilitas tinggi berhubungan erat dengan penularan yang luas dan cepat," ungkap Reisa dalam konferensi pers pada Senin (25/1) kemarin.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts