Penjualan Album BLACKPINK Naik 150 Persen Usai Gelar Konser 'THE SHOW'
Musik

Selasa (9/2), Chart Data yang menginformasikan tangga musik AS, upacara penghargaan, dan berita secara real-time, melaporkan bahwa penjualan album BLACKPINK meningkat 150 persen.

WowKeren - BLACKPINK (Black Pink) menyapa penggemar lewat konser online bertajuk "THE SHOW" yang digelar akhir bulan lalu. Rupanya, gelaran konser tersebut memberikan pengaruh baik pada penjualan album fisik girl grup beranggotakan 4 orang tersebut.

Pada Selasa (9/2), Chart Data yang menginformasikan tangga musik AS, upacara penghargaan, dan berita secara real-time, melaporkan bahwa penjualan album BLACKPINK meningkat 150 persen. Angka penjualan menunjukkan peningkatan sejak konser online pertama BLACKPINK, 'THE SHOW,' yang diadakan pada tanggal 31 Januari. Penjualan album di Amerika Serikat saja naik 150 persen.

Tak hanya itu, BLACKPINK juga naik tajam sekitar 160 persen di tangga album Top 200 Rolling Stone. Ini adalah peningkatan mingguan terbesar ketiga dalam sejarah. Konser online BLACKPINK menghasilkan lebih dari 10 miliar KRW (sekitar Rp 126 miliar) selama acara 90 menit tersebut.


Penjualan Album BLACKPINK Naik 150 Persen Usai Gelar Konser \'THE SHOW\'

Source: Allkpop

YG Entertainment menyatakan, "Kami sedang memikirkan platform mana yang akan menampilkan konser pertama kepada para penggemar. Kami memutuskan untuk bekerja sama dengan YouTube karena mereka menyarankan metode ini terlebih dahulu." YG Entertainment tetap bungkam tentang distribusi keuntungan, tetapi industri memperkirakan bahwa YouTube mungkin telah membuat proposal yang tidak konvensional kepada BLACKPINK.

Harga saham YG Entertainment nampaknya sedang turun akibat sederet kontroversi artis agensinya. Namun, saham YG Entertainment diperkirakan akan naik di kuartal pertama tahun ini dengan sederet aktivitas solo dari Rose dan Lisa.

Menurut prediksi KTB Investment & Securities bulan lalu, YG Entertainment diperkirakan memiliki 67,5 miliar KRW (sekitar Rp 852,5 miliar) dalam penjualan, meningkat 27,8 persen dari periode yang sama tahun lalu, dan 4,5 miliar KRW (sekitar Rp 56,8 miliar) dalam surplus laba operasional.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts