Robby Purba Awalnya Ragu Terima Pekerjaan Dorong Pelayan Untuk Konten, Tolak Disebut Settingan
Instagram/robbypurba
Selebriti

Robby Purba telah mengaku aksinya mendorong pelayan yang viral di media sosial adalah keperluan konten. Meski begitu, Robby sempat kaget karena mendapat banyak cibiran dari netizen soal aksinya itu.

WowKeren - Belakangan ini Robby Purba mendapat banyak hujatan setelah aksinya mendorong pelayan viral di media sosial. Terbaru, Robby memberi klarifikasi bahwa aksinya tersebut untuk kepentingan sebuah konten. Namun kali ini Robby mengaku aksi tersebut untuk promosi acara terbarunya yang berjudul "Lambe Tujuh" di Trans7.

"Yah ketahuan ya, haha. Nggak sih bukannya settingan sih," kata Robby Purba saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Senin (15/2) seperti dilansir dari Suara. "Promo itu kan bentuknya macam-macam gitu kan ya. Ini adalah bentuk promo dan bagi aku cukup dan harus diambil."

Rekan kerja Roy Kiyoshi ini tak memungkiri sempat ragu ketika menjalani eksperimen sosial tersebut. Namun Robby akhirnya setuju dan membuat persiapan selama 4 hari.

"Jujur empat hari (persiapan), karena takutnya nggak berhasil karena aku bukannya over convidence, tapi insya Allah pemirsa tahu ini bukan karakternya Robby," ujar Robby. "Emosian gitu (bukan gue), gue kalau ke mall aja pusing kepala gue."

Presenter 34 tahun ini pun setuju melakukan hal itu karena yakin netizen takkan mengira aksi marah-marah tersebut adalah sungguh karakternya. Robby sendiri tak memungkiri memang sempat ragu pada awalnya.


"Jadi gue ya awalnya ragu-ragu, karena ada tv, ada produk- produk besar juga yang bekerjasama dengan aku," sambung Robby. "Jujur ya lebih beban ke persiapannya."

Robby mengaku kaget saat menerima hujatan dari netizen. Ia tak menyangka dampak video viral tersebut membuat publik begitu marah kepadanya.

"Haha, bukannya gimana ya, karena aku jarang dibully ya," ujar Robby. "Pas dibully ribuan gitu nggak nyangka sebesar itu, semasif itu impact-nya."

Atas kejadian tersebut, Robby mengatakan telah memetik sebuah pelajaran berharga. Untuk ke depannya, ia akan memilih cara yang lebih baik untuk promosi sebuah acara baru. 

"Ya sudah aku terima aja (bully) dan inilah yang mungkin terjadi ke kita kalau misalkan kita membuat sesuatu yang tidak menyenangkan ya," ujar Robby. "Ya aku ambil sebagai pelajaran ya."

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts