Perangi Virus Corona, Hotel Afrika Bikin Heboh Usai Terjunkan Robot Sebagai Garda Depan
Reuters
Dunia
Pandemi Virus Corona

Cara unik menangani pandemi virus corona dilakukan sebuah hotel di Afrika Selatan. Demi pastikan keamanan pengunjung, staf hotel yang diturunkan untuk menyambut tamu adalah robot. Ini kehebatannya.

WowKeren - Penyebaran virus corona di dunia masih belum terkendali. Situasi pandemi yang tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir ini memang telah membuat negara-negara tetap berusaha menggerakkan perekonomian mereka dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang ketat.

Salah satu protokol kesehatan COVID-19 yang cukup unik diterapkan di salah satu hotel Afrika Selatan. Hoten yang terletak di distrik Sandton, Johannesburg ini telah mempekerjakan staf robot untuk melayani para tamu di tengah pandemi virus corona. Staf robot ini bernama Lexi, Micah, dan Ariel.

Dilansir dari Dawn, staf robot itu bertugas untuk melayani tamu dan memastikan para tamu mematuhi seluruh protokol kesehatan yang diterapkan oleh hotel. Dalam aturannya, Hotel Sky mewajibkan semua orang pakai masker dan sedapat mungkin menjaga jarak secara fisik dari tamu. Robot-robot itu juga bertugas melayani tamu yang mengalami gejala virus corona.

”Ini tidak akan pernah menggantikan orang, tetapi akan mengubah ruang," kata Managing Director Hotel Sky, Paul Kelley seperti dikutip dari Reuters, (15/2). “Saya pikir ini adalah masa depan.”


Penggunaan robot di hotel tersebut cukup menimbulkan kegemparan karena menjadi yang pertama di Afrika. Apalagi, kondisi di Afrika tercatat sebagai negara dengan tingkat pengangguran terburuk di dunia, mencapai 30,8 persen.

Meski demikian, situasi negara tersebut tidak menghalangi Hotel Sky untuk menambah staf robotnya di cabang Cape Town bulan depan. Kelley menjelaskan Lexi, Micah, dan Ariel bertugas memberikan layanan kamar dan memberikan informasi perjalanan.

Robot-robot itu bahkan dapat membawa bagasi seberat 300 kilogram dari lobi berlantai marmer ke kamar. Khusus tamu yang memiliki gejala virus corona, ketiga robot itu akan dikerahkan untuk menggantikan staf manusia sebagai tindakan pencegahan penularan.

Staf robot di hotel sendiri bukanlah hal baru di dunia. Hotel di Jepang telah menerapkannya selama bertahun-tahun lalu. Pada tahun 2015 contohnya, Tokyo's Henn'na atau 'Strange', menjadi hotel pertama yang sepenuhnya dikelola oleh mesin. Kini, beberapa hotel Tokyo juga telah dilengkapi robot untuk melayani tamu dengan gejala COVID-19 ringan.

”Saya pikir dunia sedang bergerak menuju ruang digital ini, tapi kita belum terbiasa,” kata tamu hotel, Ernest Mulenga. "Sentuhan manusia masih merupakan sesuatu yang menarik bagi saya.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts