Muncul Kesaksian Baru Tuduh Jo Byeong Gyu Berandalan Sekolah, Ini Kata Agensi
Selebriti
Isu Bullying Artis Korea

Jo Byeong Gyu membantah tudingan tambahan bahwa aktor tersebut adalah pelaku kekerasan di sekolah. Namun muncul kesaksikan baru dari orang-orang yang mengaku teman sekolahnya.

WowKeren - Agensi Jo Byeong Gyu membantah tudingan tambahan bahwa aktor drama OCN "The Uncanny Counter" tersebut adalah pelaku kekerasan di sekolah. Namun muncul kesaksikan baru dari orang-orang yang mengaku teman sekolahnya.

Pada 16 Februari, sebuah postingan diunggah ke forum online dari seseorang yang mengaku menjadi korban perundungan dari Jo Byeong Gyu saat mereka bersekolah di Selandia Baru. Keesokan harinya, agensi Jo Byeong Gyu meminta penyelidikan polisi atas postingan tersebut karena menyebarkan rumor palsu. Di hari yang sama, HB Entertainment mengungkapkan bahwa pembuat postingan telah meminta maaf dan mengakui bahwa itu palsu serta menghapusnya.

Pada 17 Februari, pengguna online yang berbeda (selanjutnya disebut sebagai B) menulis postingan di komunitas online yang menuduh Jo Byeong Gyu sebagai anak nakal dan penindas selama sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. B mengklaim ia tinggal di lingkungan yang sama dengan Jo Byeong Gyu sebelum aktor itu pergi ke luar negeri.

B menulis, "Ketika kami baru masuk SD, aku pernah mengendarai sepeda ketika dia dan teman-temannya menghentikanku dan mencoba mengancamku untuk meminjamkan sepeda ku kepada mereka. Aku tidak mau karena tahu dia tidak akan mengembalikannya jika aku meminjamkannya, dan dia secara membabi buta menembakkan senjata BB ke arahku."

"Di lain hari, aku sedang bermain sepak bola dengan teman-temanku di halaman sekolah ketika Jo Byeong Gyu dan krunya mengambil bola sepak kami dan mengambil alih lapangan dengan paksa, mengatakan mereka akan bermain sepak bola. Aku satu tahun lebih muda dari Jo Byeong Gyu, dan teman-temannya bertubuh lebih besar dariku, jadi aku tidak punya pilihan selain bermain sepak bola di tempat lain."

B menambahkan, "Sudah lama sejak hal-hal ini terjadi, jadi ini semua adalah insiden besar yang dapat kuingat. Dia akan memaki atau terbiasa melakukan kekerasan lebih sering dari itu. Aku telah diserang atau dimaki beberapa kali ketika aku bertemu dengannya di jalan. Aku adalah target Jo Byeong Gyu hanya karena aku adalah adik dari teman sekelas wanita yang dia bully."

Sebagai bukti, B membagikan foto kelulusan Jo Byeong Gyu dari sekolah dasar dan pesan yang dia tukarkan dengan saudara perempuannya tentang masa lalu Jo Byeong Gyu saat "SKY Castle" ditayangkan. "SKY Castle" adalah drama di mana nama Jo Byeong Gyu mulai tenar.


Terakhir, B mengungkapkan keinginannya untuk meminta maaf. Ia juga bersedia untuk pergi ke pengadilan terkait masalah tersebut jika diperlukan.

Menyusul postingan dari B, orang lain (selanjutnya disebut sebagai C) yang mengaku pernah bersekolah di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang sama dengan Jo Byeong Gyu mengupload postingan untuk membela aktor tersebut.

C menjelaskan, "Aku juga satu sekolah (dengan Jo Byeong Gyu), dan meskipun kami tidak dekat, kami saling menyapa saat bertemu satu sama lain. Ada banyak orang di lingkungan yang bersorak untuk kesuksesannya. Yang terpenting, dia dipindahkan ke sekolah kami di kelas tiga."

C melanjutkan, "Berandalan? Itu sepenuhnya salah. Dia adalah anak yang energik, dan memang benar bahwa dia sering menjadi sorotan karena dia populer sejak dia masih kecil, tapi dia bukan tipe orang yang melakukan kesalahan apapun. Dia sering menjadi sasaran kecemburuan karena dia adalah seorang aktor, dan anak-anak bahkan akan menggertaknya."

Mengenai kenapa ia memutuskan untuk berbicara atas nama Jo Byeong Gyu, C berbagi, "Orang-orang dapat dengan mudah menulis postingan tanpa nama, tapi untuk Jo Byeong Gyu, postingan semacam ini menghancurkan semua yang telah dia bangun selama 10 tahun. Kita semua tahu Jo Byeong Gyu bekerja keras. Tolong jangan hancurkan."

Sebagai tanggapan, HB Entertainment selaku agensi merilis pernyataan kepada SpoTV News pada 18 Februari. Agensi menyampaikan, "Tidak ada perubahan dalam kebijakan tindakan hukum yang tegas kami terhadap pembuat awal rumor palsu yang meminta keringanan hukuman serta tambahan orang yang menyebarkan rumor palsu tersebut."

"Kami telah berkonsultasi dengan pengacara untuk meminta pertanggungjawaban mereka," lanjut mereka. Agensi menambahkan bahwa hal yang sama akan berlaku untuk mereka yang meninggalkan komentar jahat.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts