TNI Bakal Ikuti Pelatihan Militer yang Wajibkan Makan Tokek Hidup, Prabowo Dapat Surat Ini
Nasional

Menhan Prabowo Subianto dapat surat dari organisasi internasional People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) usai TNI dijadwalkan untuk mengikuti program militer bernama Cobra Gold.

WowKeren - Sebuah program pelatihan militer Cobra Gold tengah menjadi sorotan lantaran bakal diikuti oleh militer Indonesia. Dalam pelatihan tersebut para peserta diwajibkan untuk membunuh dan memakan hewan hidup.

Pelatihan tersebut rupanya membuat organisasi internasional People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) mengirim surat ke Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Dalam surat yang ditulis oleh Jason Baker Senior Vice President PETA itu meminta Prabowo untuk menghentikan praktik-praktik yang menyiksa hewan.

"PETA telah mengirim surat mendesak kepada Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Prabowo Subianto untuk mendesak penyelenggara Cobra Gold agar menghentikan penggunaan hewan hidup dalam latihan pengadaan makanan untuk kelangsungan hidup," ungkap keterangan PETA, Kamis (18/2).

Menurut PETA, selain ancaman ekologis, latihan tersebut juga menjadi ancaman penyakit zoonosis yang mirip dengan pandemi COVID-19. Lagi pula, hal ini membahayakan ular jenis king cobra yang rentan terhadap kepunahan.


"Selain menimbulkan risiko penyakit berbahaya, latihan Cobra Gold yang melibatkan hewan juga kejam dan tidak praktis," kata Wakil Presiden Senior PETA, Jason Baker. "PETA mendesak Menteri Prabowo untuk mengakhiri pembunuhan hewan yang sadis selama Cobra Gold, yang menodai kehormatan Indonesia, membahayakan kesehatan masyarakat, dan membahayakan spesies yang rentan terhadap kepunahan."

Perlu diketahui, Cobra Gold sendiri merupakan inisiasi antara militer Thailand dan Amerika Serikat (AS) yang diadakan hampir setiap tahun. Latihan ini melibatkan korps tentara dari berbagai negara. Namun, pada tahun ini RI dijadwalkan untuk mengikuti gelaran tersebut.

Selama Cobra Gold 2020 lalu, peserta terekam membunuh ayam dengan tangan kosong, menguliti dan memakan tokek hidup, mengkonsumsi kalajengking dan tarantula hidup. Mereka juga memenggal kobra dan meminum darah mereka.

Hal ini dirasa perlu untuk meningkatkan kemampuan bertahan hidup para pasukan. "Kunci untuk bertahan hidup adalah mengetahui apa yang harus dimakan," kata Sersan Thailand Mayor Chaiwat Ladsin yang memimpin pelatihan itu tahun lalu.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts