Jakarta Kembali Direndam Banjir, Sejumlah Perjalanan KRL Terhambat
Nasional
Fenomena Banjir 2021

DKI Jakarta kembali direndam banjir pada Kamis (18/2) hari ini. Air banjir merendam lintasan rel kereta api di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, sehingga membuat sejumlah perjalanan KRL terhambat.

WowKeren - DKI Jakarta kembali direndam banjir pada Kamis (18/2) hari ini. Tim Reaksi Analisis dan Kebencanaan (TREAK) PSTA-LAPAN mengeluarkan imbauan khusus warga yang berada di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek), untuk waspada banjir besar yang akan terjadi pada 19-20 Februari 2021 besok. "Informasi tersebut juga dibuktikan oleh hasil prediksi Sadewa-LAPAN yang menunjukkan bahwa hujan ekstrem mulai terjadi di kawasan Jakarta sejak pukul 23.00 WIB dengan intensitas yang meluas dan memanjang hingga meliputi Bekasi, Depok, Tangerang bahkan hingga Karawang," demikian imbauan TREAK dalam keterangannya, Kamis (18/2).

Banjir ini juga rupanya merendam lintasan rel kereta api di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (18/2) pukul 13.00 WIB. Sejumlah foto genangan air tersebut diunggah warganet di Twitter.

Akibatnya sejumlah relasi kereta KRL terganggu. VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan untuk mengurai antrean kereta, rekayasa operasi dimulai pada 13.50 WIB. "Sejumlah kereta dari arah Depok/Bogor perjalanannya diatur hanya sampai Stasiun Pasar Minggu untuk selanjutnya kembali ke arah Bogor," ujar Anne melalui keterangan tertulisnya.

Photo-INFO

Twitter


Ia menambahkan, untuk sementara ini, KAI Commuter masih melakukan antisipasi untuk kereta-kereta tujuan Bogor agar dapat melewati Stasiun Tebet. "Untuk keamanan dan keselamatan bersama, KRL akan melintas di Stasiun Tebet dengan kecepatan terbatas," tegasnya.

Source: Twitter

Sebelumnya, peringatan dini bahaya banjir telah dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG menyebutkan ada 6 provinsi di Pulau Jawa berstatus siaga banjir yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Peringatan dini ini berlaku untuk 18-19 Februari 2021.

Dijelaskan jika ada lima wilayah dan 60 kecamatan di DKI Jakarta yang berpotensi terkena dampak hujan lebat. Kelima wilayah tersebut ialah Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat..

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts