Korban Longsor Nganjuk Akhirnya Ditemukan Semua Pasca 6 Hari Pencarian
Nasional

Sebanyak 21 warga korban bencana tanah longsor di Nganjuk, Jatim pada Minggu (14/2) kemarin akhirnya berhasil ditemukan semua. Berapa total korban jiwa akibat musibah ini?

WowKeren - Beberapa waktu lalu Nganjuk dibuat porak-poranda dengan bencana tanah longsor yang dialami. Longsor mengerikan yang sampai menjadi trending topic Indonesia itu membuat petugas gabungan dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk, TNI/Polri, serta sukarelawan dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Dan per Jumat (19/2) pagi, seluruh korban bencana tersebut sudah ditemukan. "Pada jam 08.46 WIB, dievakuasi satu orang korban dalam keadaan meninggal dunia di sektor A (utara)," ungkap Kepala Basarnas Jawa Timur, Hari Adi Purnomo.

Dengan temuan jenazah yang diidentifikasi sebagai Darimun (80) itu, maka seluruh korban tanah longsor sudah berhasil ditemukan. Dari 21 orang, dua di antaranya selamat, sedangkan 19 sisanya dikonfirmasi meninggal dunia.

Dengan ditemukannya semua korban, maka aparat evakuasi gabungan akan mengevaluasi perihal pengadaan masa tanggap darurat. Berdasarkan peraturan, seharusnya masa tanggap darurat berlangsung sampai 7 hari, namun hal ini berlaku apabila semua korban belum ditemukan.


Perihal pencarian yang dilakukan, Hari menjelaskan pihaknya membatasi jumlah personel yang berjaga di tanah longsor. Hal ini dilakukan demi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan karena menurut ahli geologi masih terdapat rekahan-rekahan baru yang harus diwaspadai di lokasi kejadian.

"Kami diskusi dengan tim geologi, memang ada rekahan di atas. Kemudian masih ada air di tanah," terang Hari, dilansir dari JPNN. "Sehingga kami lakukan dengan alat early warning system yang sederhana, manual itu sebagai tanda kalau ada apa-apa."

Bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ini terjadi pada Minggu (14/2) kemarin. Tanah longsor diduga terjadi akibat lebatnya intensitas hujan yang mengguyur daerah setempat.

Sepuluh rumah warga dilaporkan rusak dan ada 186 warga terdata menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, 21 orang dinyatakan hilang dan akhirnya berhasil ditemukan semua per Jumat hari ini.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts