Berkaca Pada Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182, Boeing Peringatkan Pilot Soal Masalah Ini
Nasional
Sriwijaya Air Hilang Kontak

Produsen pesawat Boeing memberikan peringatan waspada ini kepada pilot maskapai penerbangan di dunia. Peringatan ini dikeluarkan berkaca pada kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182.

WowKeren - Produsen pesawat Boeing baru saja memberikan peringatan waspada bagi maskapai-maskapai penerbangan di dunia. Peringatan ini dikeluarkan setelah Indonesia merilis laporan awal penyebab kecelakaan Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021.

Dilansir dari Reuters, Boeing meminta maskapai penerbangan yang menggunakan pesawat mereka untuk memastikan pilot mengecek kondisi pesawat dan jalur penerbangan dengan cermat. Langkah ini dilakukan demi mencegah potensi pesawat kehilangan kendali saat terbang.

Buletin mengenai penyebab kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang menewaskan 62 orang itu memang tidak secara eksplisit menjelaskan secara pasti. Namun, Boeing menyoroti laporan dari Indonesia yang menyebut adanya perubahan tak terduga yang memicu pesawat kehilangan kendali.

”Kesadaran awak pesawat tentang kondisi pesawat, kecepatan udara, posisi kontrol penerbangan, dan pengaturan dorong sangat penting untuk mencegah gangguan pesawat dan dapat mengurangi 'efek kejutan' yang disebabkan oleh perubahan cepat yang tak terduga," demikian ditulis dalam buletin itu.


Boeing sendiri menyatakan selalu mengeluarkan peringatan berkala mengenai hal tersebut. Tak hanya itu, Boeing juga berjanji akan terus berkomunikasi dengan para pelanggan tentang bagaimana mereka mengoperasikan pesawat dengan aman.

”Dalam koordinasi yang erat dengan otoritas investigasi dan regulator, komunikasi terbaru ini memperkuat pentingnya panduan Boeing dan pelatihan di seluruh industri tentang pencegahan dan pemulihan gangguan pesawat," pesan pembuat pesawat asal Amerika Serikat (AS) itu.

Sementara itu, Airbus SE tahun lalu pernah merilis analisis keselamatan seluruh industri penerbangan. Dalam laporan itu terungkap kasus kehilangan kendali dalam penerbangan merupakan faktor terbesar penyebab kecelakaan pesawat sejak dimulainya era jet, yakni hampir sekitar 33 persen.

Sebelumnya, Boeing sempat dikritik atas kecelakaan pesawat 737 MAX tahun 2018 di Indonesia. Kala itu, Boeing menyalahkan pilot atas kecelakaan itu. Namun setelah dilakukan investigasi, terungkap jika ada sistem yang salah dan berakhir dengan denda pada Boeing. Hingga kini, Boeing sendiri masih belum mengeluarkan komentar tentang penyebab kecelakaan Sriwijaya Air SJ182.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts