Perumahan di Bekasi Terendam Banjir 2 Meter Usai Tanggul Jebol
YouTube/Jar Screen
Nasional
Fenomena Banjir 2021

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman mengungkapkan ada tiga RW yang terdampak banjir tersebut. Sejumlah warga pun mengungsi ke Gedung BNPB Bekasi.

WowKeren - Banjir setinggi dua meter menggenangi Perumahan Pondok Gede Permai Jatiasih, Bekasi Jawa Barat. Beberapa hari yang lalu, tanggul Kali Bekasi yang berada di perumahan tersebut memang jebol sepanjang 60 meter.

Menurut Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman, tanggul tersebut jebol akibat luapan sungai Cileungsi dan Cikeas. "Beberapa hari lalu tanggulnya jebol, ditambah banjir sekarang. Rata-rata tinggi banjir sekarang dua meter," ungkap Puarman dilansir CNN Indonesia pada Jumat (19/2).

Diketahui, tanggul yang jebol tersebut menghubungkan sungai Cikeas dan Cileungsi. Puarman mengungkapkan ada tiga RW yang terdampak banjir tersebut. Sejumlah warga pun mengungsi ke Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bekasi atau menetap di lantai dua kediaman mereka.

"Ada RW 8, 9, 10 di sana kena banjir," ungkap Puarman. "Rata-rata satu RW 300-400 orang yang mengungsi di Gudang BNPB, ada juga yang tinggal di lantai dua rumahnya."


Lebih lanjut, Puarman mengungkapkan bahwa tanggul tersebut telah diperbaiki pada Kamis (18/2) malam kemarin. Namun perbaikan tersebut belum selesai dan justru mengakibatkan kebocoran.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini bahaya banjir untuk Pulau Jawa. Menurut BMKG, seluruh provinsi di Pulau Jawa berstatus siaga banjir pada 18-19 Februari 2021.

BMKG juga memprediksi potensi hujan lebat kategori 6 di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Di Jawa Barat, hujan lebat kategori 6 berpotensi terjadi di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok.

Sejumlah wilayah di Jabodetabek pun telah tergenang banjir pada Jumat hari ini. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) juga mengingatkan bahwa potensi hujan ekstrem yang bisa menyebabkan banjir mungkin awet berlangsung sampai Sabtu (20/2) mendatang.

LAPAN bahkan menyebut banjir besar yang sempat terjadi pada 1 Januari 2020 tahun lalu bisa terjadi kembali dalam waktu dekat. Intensitas hujan diprediksi akan meningkat dengan jangkauan wilayah yang makin luas meliputi Bekasi, Depok, Tangerang, dan bahkan Karawang.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts