Diterjang Banjir Besar, Jakarta dan Jabar Malah Kompak 'Panen' Pasien Positif COVID-19
Twitter/GosalYantje
Nasional
COVID-19 di Indonesia

DKI Jakarta bahkan melaporkan 2 ribu lebih kasus positif COVID-19 hari ini, hampir 30 persen dari total kasus harian nasional. Padahal saat ini Ibu Kota sedang dikepung banjir.

WowKeren - DKI Jakarta dan beberapa daerah sekitarnya, termasuk Bekasi, Jawa Barat, diterjang banjir besar selama beberapa waktu terakhir. Bahkan hingga Sabtu (20/2) malam ini banjir tersebut belum juga dilaporkan surut, memicu kekhawatiran akan nasib para warga setempat.

Twitter/FirzaHusain

Namun masyarakat jelas tak boleh lupa bahwa saat ini Indonesia masih "dikepung" pandemi COVID-19. Bahkan hari ini saja tercatat ada tambahan 8.054 kasus positif COVID-19, sehingga total kumulatifnya mencapai 1.271.353.

Delapan ribu lebih kasus yang terkonfirmasi hari ini, sebanyak lebih dari 25 persennya berasal dari DKI Jakarta. Sebanyak 2.872 kasus positif COVID-19 dilaporkan di tengah situasi Ibu Kota yang tengah terkepung banjir besar hingga menggenangi sejumlah daerah yang selama ini diklaim "aman".


Sedangkan Jawa Barat sendiri melaporkan hampir seribu kasus positif COVID-19 hari ini, tepatnya 975. Jawa Tengah berada di urutan ketiga dengan 805 kasus, Jawa Timur selanjutnya dengan 601 kasus, dan Kalimantan Timur secara mengejutkan mencatatkan 552 kasus hari ini.

Diterjang Banjir Besar, Jakarta dan Jabar Malah Kompak \'Panen\' Pasien Positif COVID-19

Twitter/BNPB_Indonesia

Namun hari ini jumlah kasus sembuh yang dilaporkan lebih banyak, yakni 9.835. Dengan demikian total ada 1.078.840 kasus sembuh COVID-19 yang dilaporkan sejak awal 2020 silam.

Sedangkan sebanyak 164 korban jiwa baru akibat COVID-19 dilaporkan hari ini, sehingga total kumulatifnya 34.316. Jakarta mencetak "hattrick" dengan menjadi penyumbang terbesar, baik dari segi jumlah kasus baru, sembuh, maupun meninggal.

Kendati demikian Indonesia tengah berusaha untuk mengendalikan wabah agar tidak semakin meluas. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi yang sejak Rabu (17/2) kemarin sudah memasuki tahap kedua dengan prioritas lansia, tenaga pengajar, hingga pedagang pasar.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts