Banjir Buat Perumahan Elite Jakarta Berubah Menjadi Seperti Sungai Kumuh
Nasional
Fenomena Banjir 2021

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah buka suara menyebut banjir yang menggenangi sejumlah titik di Jakarta, termasuk di Kemang, merupakan imbas dari luapan kali Krukut.

WowKeren - Banjir kembali menggenangi wilayah Jakarta dan sekitarnya tak terkecuali di kawasan elite Kemang, Jakarta Selatan. Daerah yang dipenuhi hotel dan restoran mewah itu memang sudah menjadi langganan banjir tiap tahun.

Namun banjir tahun ini disebut menjadi yang paling parah lantaran kawasan elite itu kini menjadi seperti sungai kumuh. Dilansir Kompas, Jalan Kemang Raya kembali terendam banjir pada Sabtu (20/2). Ruas jalan yang terendam banjir mencapai sepanjang 300 meter.

Tinggi banjir bervariasi, namun paling dalam diperkirakan mencapai dua meter. Bangunan di ruas jalan itu ikut terendam banjir, mulai dari bank, minimarket, apartemen, hingga hotel dan restoran mewah. Sejumlah pegawai dan warga terjebak dan harus menunggu perahu karet untuk melintas untuk keluar dari lokasi banjir.

Puluhan mobil mewah, mulai dari Toyota Alphard hingga Mercedes Benz.juga ikut terendam, baik yang ada di pinggir jalan maupun yang terdapat di area parkir. Puluhan mobil itu dievakuasi satu per satu dengan ditarik menggunakan mobil Offroad.


Sejumlah tamu hotel mewah di Jalan Kemang Raya pun turut menjadi korban banjir dan dievakuasi petugas menggunakan perahu karet. Sebuah apartemen yang juga terendam banjir mengerahkan petugas dengan perahu karet.

Salah satu pegawai apartemen bernama Jamal menyebut perahu karet itu disiapkan karena apartemen tempatnya bekerja memang kerap dilanda banjir setiap tahunnya. Namun, ia menyebut banjir tahun ini adalah yang terparah.

Jamal yang sudah bekerja selama sepuluh tahun di apartemen itu, mengaku baru kali ini air begitu tinggi sampai menggenangi basement dan lobi. "Biasanya hanya di jalan, paling masuk sedikit ke luar lobi. Sekarang sampai masuk ke dalam lobi dan basement," ujar Jamal.

Sementara itu, banjir yang hampir tiap tahunnya melanda kawasan Kemang ini dinilai merupakan imbas dari permasalahan tata ruang. Kawasan itu mengalami pembangunan pesat, namun tak sesuai tata ruang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah buka suara menyebut banjir yang menggenangi sejumlah titik di Jakarta, termasuk di Kemang, merupakan imbas dari luapan kali Krukut. Menurut Anies, kali itu meluap karena air kiriman dari Depok.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts