Mingyu SEVENTEEN Dituduh Pelaku Bullying Sekolah dan Tukang Palak, Pledis Buka Suara
Twitter/pledis_17
Selebriti
Isu Bullying Artis Korea

Mingyu ikut tersangkut serangkaian isu bullying artis-artis Korea. Pledis Entertainment selaku agensi segera merilis pernyataan resmi terkait rumor negatif yang melibatkan sang idol.

WowKeren - Mingyu SEVENTEEN (II) ikut tersangkut serangkaian isu bullying yang sedang hangat di industri hiburan Korea. Pledis Entertainment selaku agensi segera merilis pernyataan resmi terkait rumor negatif yang melibatkan sang idol.

Sebelumnya pada 22 Februari, seorang netizen anonim yang mengaku satu SD dan SMP dengan dengan Mingyu membuat postingan di komunitas online. Ia menuduh idol kelahiran 1997 itu sering melakukan penindasan selama SMP.

"Ketika aku kelas 7, aku terjebak dengan Iljin (gerombolan penindas di sekolah) dan menderita beberapa pelecehan ringan seperti pelecehan verbal dan mendorong kepalaku ke belakang. Mingyu adalah orang yang akan menertawakanku sejak awal perundungan, dan dia akan melempar tutup cola ke wajahku dari jarak 4-5 meter. Saat itu mengenaiku, dia akan tertawa lebih keras," ungkap netizen.

"Kemudian, setelah dia lulus audisi, dia bilang dia akan pergi ke ruang latihan tapi tidak punya uang untuk membayarnya, jadi dia mengirimiku pesan untuk meminta uang 5 ribu won (sekitar Rp63 ribu), tapi dia juga memberitahuku, 'Jika kamu mau menabung uangmu, kalau begitu jangan datang ke kelas.'"


"Aku tidak bisa melihat pesan tersebut pada saat dia mengirimkannya karena aku sibuk, jadi dia terkejut ketika aku tiba di kelas. Dia membawaku ke tangga dan bertanya kenapa aku muncul di kelas ketika dia mengatakan kepadaku untuk tidak melakukannya. Aku memiliki sekitar 3 ribu won (sekitar Rp38 ribu) dan dia hanya berkata, 'Apakah itu semua yang kamu miliki?' Dia mengambilnya, dan menyuruhku pergi."

Postingan tersebut telah dihapus dari komunitas online, dan penggemar SEVENTEEN juga telah mencoba untuk membersihkan nama Mingyu, menunjukkan bagaimana gambar yang diberikan penuduh sebagai bukti tidak cocok dengan SMP Mingyu yang sebenarnya.

Selain itu, Pledis Entertainment dengan tegas membantah semua tuduhan yang diajukan terhadap Mingyu. "Sebagai hasil dari konfirmasi dengan Mingyu sendiri, klaim yang dibuat terhadapnya tidak berdasar dan jelas salah," ungkap agensi.

"Butuh waktu bagi kami untuk memeriksa fakta secara mendetail. Ada foto album kelulusan yang diposting penuduh, tapi sangat berbeda dengan foto kelulusan Mingyu. Juga, tidak seperti artikel yang menyatakan Mingyu adalah trainee sejak kelas 9. Dia memulai masa pelatihannya di kelas 8."

"Postingan tersebut telah dihapus. Kami tidak memahami niat macam apa yang ingin dicapai orang itu," tutup agensi.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts