Menjanjikan! Satu Dosis Vaksin Pfizer 72 Persen Efektif Tangkal Corona
Unsplash/Samuel Regan-Asante
Nasional
Vaksin COVID-19

Penelitian terbaru dari Inggris mengungkapkan hasil efektivitas menjanjikan satu dosis vaksin Pfizer untuk menangkal virus corona (COVID-19). Ini penjelasan lengkapnya.

WowKeren - Vaksin Pfizer menjadi salah satu vaksin virus corona paling menjanjikan di dunia. Vaksin keluaran BioNtech itu diketahui memiliki efektivitas di atas 90 persen untuk menangkal virus corona.

Penelitian terbaru dari Inggris kembali mengungkap tingginya efektivitas vaksin Pfizer. Satu dosis vaksin Pfizer saja dapat melindungi tubuh dari infeksi COVID-19 hingga efektivitas mencapai 72 persen.

Hasil ini merupakan terobosan yang luar biasa mengingat dibutuhkan dua dosis vaksin untuk menciptakan efektivitas yang tinggi dalam melawan COVID-19. Kini, Inggris mulai fokus untuk memperluas vaksinasi dengan menggunakan satu dosis.

Penelitian yang dilakukan oleh Public Health England (PHE) ini diikuti oleh pekerja kesehatan berusia di bawah 65 tahun. Pekerja yang telah menerima vaksin kemudian diminta untuk melakukan tes PCR setiap 2 minggu sekali dan cek kesehatan untuk melihat risiko asimptomatik.

”Secara keseluruhan, kami menemukan efek yang sangat kuat untuk mengurangi risiko apa pun,” terang Strategic Response Director di PHE, Dr Susan Hopkins seperti dikutip dari CNN, Selasa (23/2/2021). “Tanpa gejala (asimptomatik) dan dengan gejala (simptomatik).”


Sedangkan orang-orang yang menerima dosis kedua vaksin akan memiliki potensi kekebalan dari COVID-19 hingga 85 persen. Kendati demikian, hasil tersebut masih jauh lebih rendah jika diberikan kepada lansia.

PHE melalui penelitiannya turut mengungkap efektivitas satu dosis vaksin Pfizer kepada lansia sebesar 57 persen. Tingkat efektivitas tersebut meningkat setelah lansia menerima dosis kedua pada empat minggu selanjutnya, menjadi 80 persen.

Sebagai informasi, berbagai penelitian telah mengungkap fungsi vaksin hanyalah untuk mengurangi risiko kematian bagi orang yang terpapar virus corona. Tak hanya itu, vaksin juga mampu mengurangi gejala parah COVID-19 yang membuat penderita harus dirawat di rumah sakit.

”Pertanda baiknya adalah secara keseluruhan,” jelas kepala imunisasi di PHE, Dr Mary Ramsay. “Kita mulai melihat penurunan rawat inap dan kematian karena vaksinasi.”

Namun berkat temuan terbaru ini, PHE meyakini vaksin Pfizer bisa melindungi orang dari risiko penyakit yang lebih parah hingga 57 persen setelah suntikan dosis pertama. Hal ini membuat Pfizer mulai fokus dalam mengembangkan pemberian vaksin dosis 1 kepada sebanyak mungkin orang. Khususnya bagi orang-orang yang berisiko tinggi tertular virus corona.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts