Waspada Imun Lemah Saat Pandemi COVID-19, Ini Tanda-Tanda yang Wajib Diperhatikan
Pixabay/mohamed Hassan
Health
COVID-19 di Indonesia

Sistem kekebalan tubuh yang baik adalah perlindungan sempurna di tengah wabah COVID-19 yang belum teratasi. Maka sangat berbahaya jika sistem kekebalan tubuh melemah.

WowKeren - Sejauh ini COVID-19 masih menjadi penyakit yang belum memiliki obat penyembuhnya secara khusus. Bila vaksin dikhususkan untuk menciptakan kekebalan tambahan terhadap paparan virus, obat yang diberikan lebih untuk mengurangi gejala klinis yang ditimbulkan COVID-19.

Pakar kesehatan terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh demi melawan infeksi virus Corona. Sehingga sangat berbahaya jika sistem kekebalan tubuh kita malah melemah. Karena itulah, sangat penting untuk mewaspadai 8 tanda yang menunjukkan melemahnya imunitas tubuh, apa saja?

Sebelum masuk ke pembahasan tersebut, patut dipahami sistem imunitas manusia tersusun atas sejumlah komponen. Yakni sel darah putih, nodus limfa, dan antibodi yang berperan dalam melawan infeksi dari luar tubuh. Hal inilah yang menjadi alasan kekebalan tubuh harus selalu terpelihara.

Lantas apa saja tanda imunitas tubuh tengah melemah? Dilansir dari Times of India, tanda pertama adalah kita dalam kondisi stres yang tinggi. Hal ini bisa berbuntut pada berkurangnya perlindungan imunitas tubuh. Bahkan terlalu peka terhadap rangsang dan malah menimbulkan rasa frustrasi juga salah satu tanda kekebalan tubuh sedang melemah.


Lalu tubuh mudah mengalami infeksi, terutama yang bersifat kronis hingga memerlukan dukungan sampai 3 jenis antibiotik dalam setahun, ini juga menjadi tanda melemahnya sistem kekebalan tubuh. Kemudian tubuh juga jadi mudah mengalami flu sampai 2-3 kali dalam setahun, serta memerlukan waktu 2-4 hari untuk sembuh.

Tubuh dengan imunitas melemah juga mudah mengalami kelelahan. Kemudian ketika tubuh terluka juga tak bisa sembuh dengan cepat. Tanda lainnya adalah rasa nyeri di persendian, bahkan bisa menimbulkan peradangan dan pembengkakan.

Sedangkan tanda terakhir adalah bila ada gangguan di sistem pencernaan seperti diare, asam lambung, hingga konstipasi. Hal ini tak lepas dari fakta bahwa 70-75 persen sistem kekebalan tubuh ada di sistem pencernaan.

Jika mengalami tanda-tanda ini, sangat disarankan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Selain dengan mengonsumsi makanan bergizi, tentu sangat penting untuk diimbangi dengan gaya hidup sehat seperti rajin berolahraga, dan boleh ditambahi suplemen.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts