Kabar Baik! Guru Honorer Juga Dapat Jatah Vaksin COVID-19
Pixabay
Nasional
Vaksin COVID-19

Kabar baik datang dari Kementerian Kesehatan yang mengatakan jika vaksinasi COVID-19 bakal diberikan kepada semua guru dan tenaga kependidikan, termasuk yang berstatus honorer.

WowKeren - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan jika semua tenaga pendidik akan mendapatkan suntikan vaksin virus corona. Hal ini termasuk kepada mereka yang berstatus tenaga honorer.

"Seluruh guru dan petugas penunjang di sekolah harus dapat vaksin," katanya dikutip dari diskusi yang disiarkan langsung melalui YouTube FMB9ID_IKP, Jumat (26/2). "Jadi nanti yang akan dapat baik guru honorer maupun ASN."

Nadia mengatakan vaksinasi dilakukan bukan hanya untuk melindungi guru dan tenaga kependidikan, tapi juga untuk melindungi siswa ketika sekolah dibuka nantinya. Pasalnya, vaksinasi belum bisa dilakukan untuk anak di bawah 18 tahun.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa vaksinasi memiliki tiga manfaat utama. Pertama, melindungi penerima vaksinasi. Kedua, menciptakan kekebalan kelompok. Ketiga, memberikan perlindungan bagi orang di sekitar penerima.


"Jadi kita tahu di sekolah, vaksin COVID-19 belum bisa diberikan usia 18 tahun," tuturnya. "Untuk lindungi anak-anak kita, guru harus dapat vaksin."

Vaksinasi di lingkungan pendidikan sendiri, kata Nadia, ditargetkan kepada 5,2 juta guru dan tenaga kependidikan. Namun pada tiga minggu pertama, vaksinasi diprioritaskan untuk guru dan tenaga kependidikan di ibu kota negara, DKI Jakarta, dan ibu kota di setiap provinsi.

Nadia menjelaskan vaksinasi guru dilakukan bersamaan dengan vaksinasi untuk 21,5 juta lansia dan 16,9 juta pelayan publik. Ia mengatakan vaksinasi akan diprioritaskan untuk 7 provinsi di Jawa dan Bali yang laju penyebarannya paling tinggi.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo berharap dengan adanya vaksinasi terhadap guru dan para tenaga pendidik ini bakal mendukung terwujudnya pembelajaran tatap muka di sekolah. Rencananya bila vaksinasi rampung, maka pembelajaran tatap muka akan kembali dibuka pada bulan Juli mendatang.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts