Aung San Suu Kyi 'Menghilang Tanpa Jejak' Usai Dipindahkan Dari Tahanan
Reuters/Soe Zeya Tun
Dunia

Partai tempat Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi bernaung mengaku tak tahu keberadaan sang pemimpin usai berpindah lokasi setelah dijadikan tahanan rumah oleh junta militer.

WowKeren - Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, dilaporkan telah dipindahkan dari lokasi penahanannya saat terjadi kudeta oleh junta militer. Sayangnya, partai tempat Aung San Suu Kyi bernaung tak tahu keberadaan sang pemimpin.

Seorang sumber anonim dari partai tempat Aung San Suu Kyi bernaung, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), mengatakan kepada media lokal Myanmar Now, bahwa sang pemimpin dipindahkan pada enam hari lalu. "Kami tak tahu lagi dia ditahan di mana sekarang," ujar sumber itu dikutip dari Reuters, Sabtu (27/2).

Seperti yang diketahui, Aung San Suu Kyi bersama dengan beberapa pejabat ditangkap saat terjadi kudeta militer Myanmar yang pecah pada 1 Februari lalu. Sejak saat itu, ia dituntut atas tuduhan mengimpor walkie talkie ilegal. Ia juga dituduh melanggar undang-undang bencana alam.


Aung San Suu Kyi terancam hukuman tiga tahun penjara. Sidang sendiri baru akan digelar pada 1 Maret mendatang.

Sementara itu, rakyat Myanmar tengah gencar melakukan aksi demonstrasi untuk menolak keputusan junta militer yang ingin menggelar pemilu ulang. Dilaporkan, demonstran antikudeta yang digelar pada Sabtu (27/2) hari ini, berujung bentrok dengan aparat kepolisian Myanmar hingga menewaskan seorang perempuan.

Perempuan yang belum diketahui identitasnya dilaporkan itu tertembak peluru tajam dan tewas di tempat saat polisi membubarkan aksi unjuk rasa di Kota Monwya. Kepolisian Myanmar sendiri belum memberikan pernyataan apapun. Menurut laporan polisi juga menangkap dan menahan sejumlah awak media yang tengah meliput.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts