Heboh Kerumuman Kunker Presiden Jokowi, Ini Hasil Tes Ratusan Warga NTT
Pixabay
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menurut data yang diterima dari Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Kabupaten Sikka Bidang Kesehatan, dokter Clara Francis, menyebutkan ada 109 warga Kota Maumere yang negatif COVID-19 usai jalani tes rapid antigen.

WowKeren - Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka meresmikan Bendungan Napun Gete pada Selasa (23/2) lalu hingga saat ini menjadi perbincangan. Pasalnya, kedatangan Jokowi tersebut disambut sangat meriah oleh masyarakat setempat hingga menimbulkan kerumunan.

Para warga Kota Maumere, NTT, pun menjalankan rapid antigen usai terjadinya kerumunan tersebut. Adapun hasil dari 109 warga tersebut menunjukkan hasil negatif.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah Edmon Bura berdasarkan data yang diterima dari Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Kabupaten Sikka Bidang Kesehatan, dokter Clara Francis. Kabag Prokopim Setda Sikka pun menjelaskan pelaksanaan Rapid Antigen dimulai disekitaran Hotel Permatasari Maumere menuju arah timur tepatnya di SPBU Waioti dan dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen terhadap 18 orang yang hasilnya negatif.

"Kelurahan Waioti hingga ke Terminal Lokaria, Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka kembali melakukan pemeriksaan Rapid Antigen terhadap 24 orang yang mana hasilnya negatif," ujarnya, Sabtu (27/2). Tracing juga dikerahkan ke arah timur tepatnya di Geliting hingga ke sekitaran Nangahale, Kecamatan Talibura dengan melakukan pemeriksaan terhadap 22 orang dan hasilnya negatif


"Rapid hari ini sebagai sample tracing antisipatif pasca kunjungan," jelasnya. "Tracing tetap dilakukan di puskesmas masing-masing dengan tambahan pertanyaan 'apakah ikut dalam kerumunan massa saat kunjungan? Jika iya, maka dilanjutkan dgn rapid antigen'."

Hasil pemeriksaan rapid antigen terhadap 23 orang lainnya di Nangahale hingga pertigaan Napungete juga menunjukkan hasil negatif. Total warga Kabupaten Sikka yang menjalani pemeriksaan Rapid Antigen disepanjang jalan dari Bandara Frans Seda Maumere hingga menuju pertigaan Napungete sebanyak 109 yang keseluruhannya menunjukkan hasil negatif.

Sementara itu, Presiden Jokowi bakal dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan oleh Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan. Ketua Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan, Kurnia, menjelaskan bahwa kerumunan penyambutan Jokowi kemarin merupakan bentuk pelanggaran protokol kesehatan.

Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin rakyat malah membuat kerumunan dan abai terhadap protokol kesehatan dengan melemparkan bingkisan dari atas mobil," ujar Kurnia, Rabu (24/2).

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts