Pakar Gestur Ikut Analisis, Terungkap Penyebab Sebenarnya Jokowi Mantap Cabut Perpres Miras
Twitter/setkabgoid
Nasional
Pro-Kontra Perpres Investasi Miras

Pakar gestur Handoko Gani ikut menganalisis kala Presiden Joko Widodo mengumumkan pencabutan lampiran Perpres 10/2021 tentang investasi industri minuman keras.

WowKeren - Presiden Joko Widodo akhirnya mencabut lampiran Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang investasi industri minuman keras pada Selasa (2/3). Kebijakan ini sendiri diambil pasca timbul gelombang pro dan kontra selama beberapa hari belakangan atas izin investasi tersebut.

Menariknya, pengumuman soal pencabutan Perpres 10/2021 ini ternyata ikut dianalisis oleh pakar gestur. Pakar gestur Handoko Gani yang sudah terotorisasi untuk menggunakan alat layered voice analysis (LVA) pun mencoba mengungkap kondisi emosi Jokowi ketika mengumumkan pencabutan lampiran Perpres ini.

Dan Handoko menegaskan bahwa Jokowi menyampaikan fakta soal pihaknya yang sudah berkonsultasi dengan sejumlah pihak. "Perihal konsultasi dengan pihak-pihak terkait adalah benar," ujar Handoko, Selasa (2/3).

Namun Handoko mengakui ada temuan penekanan dalam suara Jokowi. "Soal kondisi emosi, berdasarkan pemeriksaan suara, ditemukan memang ada highly stressed hingga high tension, bisa dilihat di bar 7-9 (tools dalam LVA) tersebut," jelas Handoko, dilansir dari Detik News.


Dari analisis Handoko pun terungkap apa alasan di balik pencabutan tersebut. Menurutnya Jokowi mencabut Perpres itu karena untuk menghindari polemik.

"Presiden memutuskan pencabutan untuk menghindari polemik/gegeran/kesalahpahaman yang bisa semakin menjadi. Sekalipun sebetulnya Presiden punya pemikiran lain," ungkap Handoko. "Dan betul telah konsultasi, secara khusus kepada ulama-ulama, MUI dan NU, yang sempat disebutkan dua kali sebetulnya (Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah)."

Dengan pencabutan ini, maka industri miras kembali masuk dalam bidang usaha tertutup yang tidak boleh mendapat suntikan modal. Padahal lewat Perpres 10/2021, industri miras yang secara spesifiik terlokalisir di 4 provinsi berhak mendapat suntikan modal dari investor dalam dan luar negeri. Di sisi lain, terungkap peran Wakil Presiden Ma'ruf Amin di balik pencabutan regulasi tersebut.

Dan bahkan terungkap pula Ma'ruf Amin sempat bertemu 4 mata dengan Jokowi sebelum pencabutan itu diputuskan. "Dan hari ini juga tadi sebelum dicabut Wapres bertemu 4 mata, membicarakan, menguatkan terhadap yang sudah menjadi masukan dari berbagai kelompok masyarakat dari menteri dan semuanya kepada Presiden," jelas Jubir Wapres Masduki Baidlowi.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts