Taylor Swift Luapkan Amarahnya Usai Disindir Dalam Series Netflix, Kembali Ungkit Soal Seksis
Instagram/taylorswift
Selebriti

Taylor Swift baru-baru ini meluapkan amarahnya saat menanggapi lelucon yang dibuat tentang kehidupan cintanya dan hubungan masa lalunya di acara Netflix baru 'Ginny & Georgia'.

WowKeren - Taylor Swift baru-baru ini menanggapi lelucon yang dibuat tentang kehidupan cintanya dan hubungan masa lalunya di acara Netflix baru “Ginny & Georgia”. Tak tanggung-tanggung, penyanyi itu bahkan menyebut series itu "malas" dan "sangat seksis".

Dalam episode pertama acara, yang dirilis minggu lalu, salah satu karakter membuat lelucon denga mengyindir Taylor. Dialog karakter itu mengatakan, "Apa pedulimu? Kamu yang melewati pria lebih cepat dari Taylor Swift. "

Hal ini memicu reaksi tak menyenangka dari penggemar Taylor. Mereka menyebut platform streaming dan penulis acara tersebut untuk lelucon "misoginis dan mempermalukan”. Sekarang Taylor Swift sendiri telah menanggapi lelucon tersebut.

Taylor Swift Luapkan Amarahnya Usai Disindir Dalam Series Netflix, Kembali Ungkit Soal Seksis

Twitter


Ia menulis dalam tweet, “Hei Ginny & Georgia, 2010 menelepon dan menginginkan lelucon malas dan sangat seksisnya kembali. Bagaimana kalau kita berhenti merendahkan wanita pekerja keras dengan mendefinisikan kotoran kuda ini SEPENUHNYA.

Swift juga menyebut Netflix, yang pernah berkolaborasi dengannya dua kali sebelumnya, men-tweet, "Setelah Miss Americana, pakaian ini tidak terlihat manis untukmu”. Swift meliput topik kebencian terhadap wanita dalam film dokumenter Netflix yang sama, mengungkapkan bahwa dia bekerja keras untuk "menghapus program misogini di otaknya sendiri".

“Aku mencoba untuk menjadi berpendidikan sebanyak mungkin tentang bagaimana menghormati orang, tentang bagaimana menghapus program misogini di otakku sendiri. Buang, tolak, dan tahan,” jelasnya. “Seperti, tidak ada yang namanya pelacur. Tidak ada yang namanya perempuan jalang. Tidak ada orang yang suka memerintah, hanya ada bos."

Di masa lalu, Swift telah mengecam kritik "reduktif" yang dia terima di fase awal karirnya, ketika dia terus-menerus dituduh terlalu banyak berkencan. Ia bahkan ditanya oleh Vogue pada tahun 2016 tentang informasi apa yang ingin dia sampaikan dan katakan pada dirinya yang berusia 19 tahun.

(wk/putr)

You can share this post!

Related Posts