Heboh KLB Kudeta Demokrat di Sumut, Polri Sebut Tak Keluarkan Izin
Instagram/divisihumaspolri
Nasional
Isu Kudeta Partai Demokrat

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan bahwa pihaknya tak pernah mengeluarkan izin acara KLB yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara tersebut.

WowKeren - Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, kini tengah membuat heboh lantaran memiliki agenda untuk memilih Ketua Umum Partai Demokrat baru menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Partai Demokrat sendiri telah menyatakan bahwa KLB di Sumut tersebut ilegal.

Polri pun menyatakan bahwa pihaknya tak pernah mengeluarkan izin acara tersebut. "Polri tidak mengeluarkan izin," tegas Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono kepada awak media pada Jumat (5/3).

Sebelumnya, Polda Sumut menyatakan belum mendapat informasi terkait izin acara yang digelar di The Hill Hotel and Resort tersebut. Sedangkan Satgas COVID-19 Sumut mendatangai acara KLB tersebut usai mendapat laporan.

Meski sempat tertahan oleh pihak pengamanan hotel dan KLB, tim Satgas akhirnya diizinkan masuk usai berunding dengan panitia acara. Tim Satgas yang terdiri dari personil TNI, Polri, Satpol PP dan BPBD tersebut langsung meninjau lokasi KLB tersebut dan tampak sesekali berbicara dengan panitia acara.


Di sisi lain, DPD Demokrat Sumut yang mendukung kepemimpinan AHY berencana untuk membubarkan KLB tersebut. Massa KLB bahkan sempat terlibat bentrok dengan kader Demokrat Sumut yang menunggu di SPBU tak jauh dari hotel lokasi KLB.

Para kader dari DPD Demokrat Sumut tersebut diserang oleh kubu pendukung KLB. Para pegawai SPBU dan sekuriti juga dilempari oleh batu dan kayu. Akibatnya, seorang sekuriti mengalami luka di bagian kepala.

Seorang petugas SPBU bernama Indra mengaku massa KLB yang berjumlah ratusan orang tiba-tiba datang dari hotel ke SPBU. Indra sendiri mengaku mengalami luka di bagian bahu akibat ditendang dan dipukuli.

"Mereka tiba-tiba datang menyerang dari atas. Kami dilempari batu dan dipukuli. Ramai tadi yang datang menyerang," ungkap Indra. "Tadi sekuriti yang luka. Kami langsung berlarian."

Indra juga menyebut bahwa massa DPD Demokrat Sumut lari meninggalkan SPBU ketika massa KLB menyerang. "Memang sebelumnya ramai di sini mereka orang Demokrat. Tapi pas yang dari atas datang menyerang mereka langsung kabur," pungkas Indra.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts