Moeldoko 'Maju Tak Gentar' Klaim KLB Sah, Yakin Bisa Gemparkan Indonesia Karena Alasan Ini
Instagram/dr_moeldoko
Nasional
Isu Kudeta Partai Demokrat

KSP Moeldoko terpilih menjadi Ketum Demokrat 2021/2026 versi KLB Sumut yang diklaim 'dagelan' oleh kubu AHY. Kendati demikian Moeldoko menegaskan bahwa KLB adalah tindakan konstitusional.

WowKeren - Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko telah terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara. Hasil KLB ini pun langsung mendapat serangan balik dari kubu Partai Demokrat yang pro terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum dan disebut tidak konstitusional.

Kendati demikian, Moeldoko menegaskan bahwa KLB yang sudah memilihnya menjadi ketum itu merupakan tindakan yang legal. "KLB ini adalah konstitusional seperti yang tertuang dalam AD/ART," ujar Moeldoko ketika berpidato di lokasi KLB, Jumat (5/3) malam.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko pun menekankan bahwa terpiilhnya dirinya ini sudah sejalan dengan semangat dan keseriusan para peserta juga AD/ART Demokrat. "Setelah ada kepastian, saya dengan sukarela untuk datang ke sini walaupun macetnya luar biasa," paparnya.

Mantan Panglima TNI yang sempat dinilai AHY tidak ksatria itu mengaku sama sekali tak memiliki kekuatan untuk memaksa peserta KLB memilih dirinya. Bahkan hal ini pun terbukti dari DPD NTB yang mencalonkan Marzuki Alie yang kini telah ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat versi KLB Sumut.


"Saya juga sangat menghargai perbedaan pendapat yang terjadi dalam KLB ini. Ada yang memilih pak Moeldoko, ada yang memilih Pak Marzuki Alie," tutur Moeldoko. "Inilah sebuah demokrasi."

Bahkan bergabungnya Marzuki dalam jajaran elite Demokrat versi KLB Sumut ini, menurut Moeldoko, bisa menjadi kunci untuk menciptakan kegemparan di Indonesia. Ia pun optimis bisa menggemparkan Tanah Air ditambah dengan para pendiri dan senior Demokrat yang menurutnya memiliki filosofi sebagai dasar organisasi, sedangkan pimpinan DPP, DPD, DPC, serta organisasi sayap mempunyai semangat yang membara.

Dan tentu saja, di sisi lain, Moeldoko "menjagokan" pengalamannya di militer serta pemerintahan. "Jadi kalau semua kekuatan ini disatukan, maka akan menggemparkan Indonesia, percayalah!" serunya.

Kubu AHY sendiri sudah menanggapi keras kepengurusan yang terpilih versi KLB Sumut ini. Bahkan Susilo Bambang Yudhoyono sempat mengungkap pernyataan menohok lantaran Moeldoko juga terlibat dalam aksi ini. Sedangkan di sisi lain Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menegaskan pemerintah tak bisa ikut campur karena alasan ini.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts