Sempat Sebut Berniat Kirim Santet ke Moeldoko, Bupati Lebak: Puncak Kekesalan DPD Demokrat Banten
Instagram/viajayabaya
Nasional
Isu Kudeta Partai Demokrat

Hal tersebut disampaikan Bupati Lebak sekaligus Ketua DPD Demokrat Banten, Iti Octavia Jayabaya, kala menyuarakan dukungannya untuk Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

WowKeren - Bupati Lebak sekaligus Ketua DPD Demokrat Banten, Iti Octavia Jayabaya, sempat mengatakan siap mengirim santet kepada Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Hal tersebut disampaikan Iti kala menyatakan dukungannya untuk Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

"Saya Iti Octavia Jayabaya, ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten beserta ketua DPC dan seluruh anggota DPRD di mana saya diberikan amanah dan pemilik suara yang sah sebagai ketua DPD. Kami menolak KLB ilegal dan Banten tidak gentar, kami tetap setia dengan ketum kami yang ganteng, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono," tutur Iti pada Minggu (7/3). "Kalaupun perintah lain kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko! Terima kasih."

Kekinian, Iti meluruskan pernyataannya soal santet tersebut. Menurut Iti, ucapan soal santet tersebut adalah bentuk luapan emosi dalam menanggapi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menunjuk Moeldoko sebagai Ketum Demokrat menggantikan AHY.

"Omongan santet merupakan puncak kekesalan kita DPD Demokrat Banten," jelas Iti, Senin (8/3). "Itu hanya bentuk ancaman kita, tapi tidak ada niatan kita melakukan hal tersebut. Kita merasa kesal dan emosi, karena kudeta KLB Demokrat yang dilakukan oleh Moeldoko."


Lebih lanjut, Iti menerangkan bahwa dirinya tidak mungkin benar-benar mengirim santet untuk Moeldoko. Pasalnya, jika ia benar menyantet Moeldoko maka ibadah yang dijalankannya selama ini akan percuma.

Iti menilai santet merupakan perbuatan yang tidak baik menurut agama. Menurut Iti, ungkapan tersebut hanya merupakan bukti bahwa Demokrat Banten tetap setiap kepada AHY sebagai Ketum yang sah.

"Mana mungkin saya nyantet, sia-sia atuh salat dan puasa saya. Rugi mengorbankan itu semua untuk seorang perampok partai," kata Iti. "Kita siap pasang badan untuk Ketum dan Demokrat."

Di sisi lain, Iti menyebut bahwa kader Demokrat Banten berencana untuk memberikan cap darah di DPD Demokrat Banten. Hal tersebut dilakukan sebagai tanda kesetiaan seluruh kader kepada AHY selaku Ketum Demokrat yang sah.

"Kita melakukan aksi cap darah," pungkas Iti. "Sebagai tanda kita akan memperjuangkan AHY sebagai Ketum kami."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts