TXT Bahas Kesulitan yang Dialami dan Kenang Momen-Momen Manis di Masa Trainee
Twitter/TXT_bighit_jp
Selebriti

Para member melihat kembali hari-hari mereka sebagai trainee di Big Hit Entertainment. Leader Soobin berbicara tentang kesulitan yang mereka hadapi menjadi trainee di usia yang sangat muda.

WowKeren - TXT baru-baru ini muncul dalam editorial untuk Elite Daily. Di sini, boy grup beranggotalan 5 member tersebut membahas semua aspek kehidupan mereka dari dampak COVID-19 hingga video musik untuk lagu mereka, "Eternally" yang dirilis pada 2020.

Dalam wawancara tersebut, para member juga melihat kembali hari-hari mereka sebagai trainee di Big Hit Entertainment. Leader Soobin berbicara tentang kesulitan yang mereka hadapi menjadi trainee di usia yang sangat muda.

Saat itu, semua member memulai pelatihan mereka saat mereka di SMP dan SMA. Soobin menjelaskan karena mereka masih sangat muda, mereka belum mengalami banyak hal dalam hidup seperti layaknya orang yang berusia lebih tua.

"Saat kami debut, kami menghadapi banyak cobaan berat, pikiran, dan kesengsaraan untuk pertama kalinya, mencoba menyelesaikan konflik dan belajar tentang dunia," kata Soobin. Beomgyu menengok ke belakang dengan sedikit lebih sayang, mengingat bagaimana hari-hari sulit itulah yang menginspirasi musik mereka.


Berbicara tentang lagu tahun 2020 mereka "Maze in the Mirror," Beomgyu mengingat asal lagu tersebut dan bagaimana lagu itu disusun selama mereka menjadi trainee. "Saat kami merekam lagu tersebut, kami teringat saat-saat kami bersama, menangis, tertawa. Itulah mengapa lagu ini sangat spesial bagi kami," ujarnya.

Dia kemudian menjelaskan beberapa kenangan dari sebelum TXT, yang terkadang sesederhana ketika dia berjalan ke Big Hit Entertainment dan kemudian kembali ke rumah. "Di musim semi, aku menyukai cuaca. Setelah bekerja, aku senang melihat kerumunan orang di jalan. (Karena ketenaran), sekarang itu hilang," lanjut Beomgyu.

Di sisi lain, Taehyun memiliki pandangan yang sangat berbeda dan tidak terlalu merasakan nostalgia akan masa lalunya, dengan mengatakan, "Aku tidak benar-benar merindukan hidupku sebelum debut. Aku pikir aku jauh lebih bahagia sekarang," ujarnya.

Melihat ke belakang, Huening Kai melihat hari-hari setelah mereka memulai debutnya dan kehilangan status trainee. Dia bercanda tentang kesulitan yang dia hadapi selama beberapa kali pertama tampil di atas panggung. "Sangat sulit untuk melihat ke kamera. Aku tidak tahu di mana letak lampu (kamera). Aku tidak membuat ekspresi wajah yang bagus," curhatnya.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts