Hempas Keraguan, Pemimpin di Eropa Siap Divaksin AstraZeneca
Reuters
Dunia
Vaksin COVID-19

Sempat ditangguhkan karena banyaknya kasus penggumpalan darah yang dilaporkan, sejumlah pemimpin negara Uni Eropa menyatakan siap untuk menerima suntikan vaksin AstraZeneca.

WowKeren - Penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca sempat ditangguhkan sementara di sejumlah negara Eropa. Hal ini dilakukan setelah terjadinya kasus penggumpalan darah kepada penerima vaksin tersebut.

Kini sejumlah pemimpin negara di Eropa tengah mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan menggunakan vaksin buatan Inggris tersebut. Salah satu pemimpin yang mendapatkan dosis pertama vaksin AstraZeneca baru-baru ini adalah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Jumat (19/3).

Johnson menyebutkan vaksinasi yang diterimanya ini guna meyakinkan publik bahwa suntikan itu aman. "Saya benar-benar tidak merasakan apa-apa. Itu sangat bagus, sangat cepat," katanya dikutip dari Euronews, Sabtu (20/3).

Adapun pemimpin lainnya yang siap divaksinasi adalah Perdana Menteri Italia Mario Draghi. Ia juga menyebutkan sikapnya ini demi meyakinkan orang Italia atas keamanan vaksin tersebut usai penggunaan vaksin itu ditangguhkan beberapa waktu lalu.


"Saya belum melakukan pemesanan, tetapi kelompok usia saya termasuk di antara mereka yang diizinkan untuk mendapatkan vaksin dan ya, saya akan disuntik vaksin AstraZeneca," kata pria berusia 73 tahun dikutip dari AFP, Sabtu (20/3).

Kesiapan lain juga disampaikan Kanselir Jerman Angela Merkel. Pada Jumat kemarin dia menyatakan siap untuk divaksin AstraZeneca jika ditawari dan dibolehkan demi mendorong keyakinan masyarakat bahwa vaksin itu aman. "Ya, saya akan disuntik vaksin AstraZeneca. Saya ingin menunggu sampai giliran saya dan saya akan tetap melakukannya," tuturnya.

Sebelumnya, regulator obat Uni Eropa (EMA) mengatakan vaksin AstraZeneca aman dan efektif. Pernyataan tersebut menyusul penangguhan sementara vaksin akibat laporan kasus penggumpalan darah pasca vaksin yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Komite telah sampai pada kesimpulan ilmiah yang jelas; vaksin AstraZeneca aman dan efektif," kata Kepala EMA Emer Cooke, Kamis (18/3). "Manfaatnya dalam melindungi orang dari COVID-19 lebih besar ketimbang risiko kematian dan rawat inap yang mungkin ditimbulkannya."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts