Jessica Jung Buka-Bukaan Soal Masa Trainee di SM, Dulu Tak Ingin Jadi Penyanyi
Instagram/jessica.syj
Selebriti

Jessica berbagi tentang bagaimana ia memutuskan untuk menjadi seorang penyanyi. Terungkap bahwa dulu ia sebenarnya sama sekali tidak pernah bermimpi menjadi penyanyi.

WowKeren - Jessica Jung berbagi tentang bagaimana ia memutuskan untuk menjadi seorang penyanyi. Terungkap bahwa dulu ia sebenarnya sama sekali tidak pernah bermimpi menjadi penyanyi.

Jessica baru-baru ini bekerja sama dengan Vogue Inggris untuk wawancara menarik. Mantan member Girls' Generation itu pun berbicara tentang awal mula terjun ke dunia tarik suara.

Selama waktunya bersama Girls' Generation, Jessica selalu dihormati karena vokalnya yang luar biasa sebagai salah satu vokalis utama tim. Hingga kini ia masih dikagumi karena vokalnya yang kuat.

Selama wawancara, Jessica mengungkapkan tentang hari-hari trainee-nya di SM Entertainment. Kakak kandung Krystal f(x) tersebut menyatakan bahwa ia mulai ingin menjadi penyanyi karena lagu-lagu yang ia dengarkan saat itu.


"Aku dilatih saat berusia 11 tahun. Aku berlatih selama 7 tahun dan album debutku saat berusia 18 tahun dengan girl band (Girls' Generation). Impianku tidak pernah menjadi penyanyi. Sebagai trainee, saat aku mengambil pelajaran vokal, sebagian besar lagu yang kudengarkan dan sedang kupelajari adalah R&B," ungkapnya.

Jessica kemudian menyebut beberapa artis sebagai inspirasi terbesarnya. "Artis seperti Mariah Carey, Whitney Houston. Aku merasa, 'Wow, aku ingin menyanyikan lagu seperti itu.' Itu benar-benar menginspirasiku untuk menjadi seorang penyanyi," ujarnya.

Sementara itu, Jessica belum lama ini meluncurkan restorannya sendiri pada lantai dua toko utama Blanc & Eclare di Chungdam-dong, Seoul. Dinamakan Clareau, restoran ini dapat diakses melalui lobi utama toko pakaiannya.

Restoran Clareau memiliki menu sederhana dengan hanya beberapa ikan di setiap kategori. Harganya relatif tinggi, dengan salad seharga 17 ribu - 19 ribu KRW (sekitar Rp 216 ribu -241 ribu) dan makanan utama seharga minimal 29 ribu KRW (sekitar Rp 368 ribu).



(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts