PM Pakistan Dinyatakan Positif COVID-19 Usai 2 Hari Divaksin
Reuters
Dunia
Vaksin COVID-19

Perdana Menteri (PM) Pakistan mran Khan dinyatakan positif terpapar virus corona (COVID-19) pada Sabtu (20/3), usai 2 hari mendapatkan suntikan vaksin asal Tiongkok, Sinopharm.

WowKeren - Perdana Menteri (PM) Pakistan mran Khan dinyatakan positif terpapar virus corona (COVID-19) pada Sabtu (20/3) lalu. Imran dinyatakan positif COVID-19 usai menerima vaksin asal Tiongkok Sinopharm.

"Pada titik ini, Kantor PM hanya dapat mengonfirmasi hasil tes PM positif COVID-19. Yang bersangkutan telah mengisolasi diri," tulis Kantor PM Pakistan dikutip dari CNN, Senin (22/3).

Juru Bicara PM Pakistan Shahbaz Gill mengungkapkan Khan menderita batuk dan deman dalam skala ringan. Gill lantas meminta agar vonis positif COVID-19 Khan jangan dikaitkan dengan vaksin COVID-19 Sinopharm yang disuntikkan per Kamis (18/3).

"Kekebalan berkembang beberapa minggu setelah vaksin diberikan," ujar Gill. "Pastikan untuk melakukan vaksinasi terhadap orang tua dan orang yang Anda cintai. Hati-hati."


Namun, Menteri Informasi Pakistan Shibli Faraz menilai Khan terinfeksi COVID-19 sebelum mendapatkan suntikan vaksin corona. Faraz menyebut kalau aktivitas publik Khan tergolong padat beberapa waktu belakangan kepada saluran televisi Geo News.

Kasus terinfeksi setelah mendapatkan dosis vaksin COVID-19 kerap terjadi beberapa waktu terakhir. Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Profesor Tjandra Yoga Aditama menjelaskan kemungkinan yang menyebabkan hal ini terjadi.

Pertama, belum cukupnya antibodi dalam tubuh. Proteksi kekebalan baru akan terbentuk dengan baik beberapa waktu sesudah suntikan kedua. Artinya, beberapa hari sesudah suntikan pertama maka memang belum cukup terbentuk antibodi dalam tubuh manusia untuk mencegah terjadinya penyakit.

Kemudian, adanya kemungkinan seseorang sudah terpapar COVID-19 sebelum divaksin. "Kita tahu akan ada masa inkubasi yang katakanlah 7 hari, jadi walau virus masuk tanggal 1 maka baru sekitar tanggal 7 akan ada gejala dan tes dilakukan," ungkapnya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts