Sebut Halalan Toyyiban, Ketua MUI Jatim Terima Suntikan Vaksin AstraZeneca
Pexels/Gustavo
Nasional
Vaksin COVID-19

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmidzi, memastikan bahwa Ketua MUI Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah, disuntik vaksin AstraZeneca.

WowKeren - Vaksin virus corona (COVID-19) AstraZeneca sudah mulai dipergunakan di Indonesia usai mendapat lampu hijau dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI). Salah satu penerima suntikan vaksin AstraZeneca perdana di Indonesia adalah Ketua MUI Jawa Timur (Jatim), KH Hasan Mutawakkil Alallah.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmidzi, memastikan bahwa Hasan disuntik dengan menggunakan vaksin AstraZeneca. "Iya pakai vaksin AstraZeneca," kata Nadia.

Menurut Nadia, penggunaan vaksin AstraZeneca setelah ini seharusnya tak lagi menjadi polemik. "Sudah ada fatwa boleh atau mubah," jelasnya.

Diketahui, Hasan menjalani vaksinasi COVID-19 di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Jatim, bersama sejumlah ulama lainnya pada Senin (22/3) kemarin. Presiden Joko Widodo turut menyaksikan langsung vaksinasi para ulama tersebut.


"Saya divaksin AstraZeneca. Ayo seluruh umat Islam jangan ragu-ragu," tutur Hasan. "Vaksinasi hukumnya wajib."

Menurut Hasan, dirinya bersedia menerima vaksin AstraZeneca lantaran hukumnya halalan toyiban. Selain itu, vaksin AstraZeneca juga memang seharusnya dimanfaatkan dalam program vaksinasi pemerintah.

"Tadi pagi Bapak Presiden bertemu dengan kiai sepuh dan Bapak Presiden langsung mendengarkan apa pendapat dan respons para romo kiai, para pengasuh ponpes bahwa vaksin AstraZeneca ini hukumnya halalan toyyiban dan memang seharusnya dimanfaatkan program vaksinasi pemerintah ini karena tujuannya tidak lain menjaga jiwa dan keselamatan rakyat," paparnya. "Tidak ada pemerintah yang akan mencelakakan rakyatnya sendiri. Demikian juga Insya Allah MUI sesuai hasil LPPOM dan hasil komisi musyawarah komisi fatwa, hari ini akan memberikan kehalalan penggunaan AstraZeneca dan keamanan penggunaannya."

Oleh sebab itu, Hasan merasa bersyukur apabila para ustaz, santri, hafiz, dan komponen masyarakat lain juga segera diberi suntikan vaksin AstraZeneca. "Dan kami bersyukur mudah mudahan ini dapat ditiru oleh komponen masyarakat lain," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi menyebut bahwa vaksin AstraZeneca akan segera digunakan di pondok pesantren (ponpes) yang ada di Jatim. Menurut Jokowi, warga Jatim memiliki antusiasme yang sangat besar dalam menyambut vaksinasi corona. Oleh sebab itu, Jokowi mengapresiasi sambutan para ulama terkait program ini.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts