Datang Lagi 16 Juta Dosis Vaksin COVID-19, Indonesia Kebut Vaksinasi?
sehatnegeriku.kemkes.go.id
Nasional
Vaksin COVID-19

Indonesia sedang gencar-gencarnya menyiapkan stok persediaan vaksin COVID-19. Hal ini dilakukan Pemerintah Indonesia agar bisa menghentikan laju pertumbuhan virus Corona secepatnya.

WowKeren - Ketersediaan vaksin COVID-19 memang sangat vital demi menjaga kelancaran pelaksanaan vaksinasi untuk bisa segera mengakhiri masa pandemi. Di tengah kondisi perebutan vaksin COVID-19 di seluruh negara, Pemerintah Indonesia terus berkomitmen dan bekerja keras dalam mendapatkan stok dari berbagai produsen. Upaya ini dilakukan agar stok dapat mencukupi pemberian vaksin COVID-19 untuk sekitar 180 juta penduduk dalam rangka mencapai herd immunity.

Rupanya komitmen dan kerja keras dari Pemerintah Indonesia membuahkan hasil. Pada Kamis (25/3), 16 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bulk telah datang di Indonesia. Vaksin Sinovac mendarat di bandara Soekarno-Hatta menggunakan pesawat Garuda Indonesia, yang selanjutnya dibawa ke Bio Farma, Bandung.

Dante Saksono Harbuwono selaku Wakil Menteri Kesehatan mengatakan bahwa 16 juta dosis vaksin yang telah datang akan dievaluasi oleh BPOM. Hal ini dilakukan untuk menjamin mutu, keamanan, serta khasiatnya sebelum diedarkan dan digunakan dalam program vaksinasi massal.


Dante mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan berkontribusi dalam kedatangan vaksin tersebut demi menjaga ketersediaan stok. Dante juga menerangkan bahwa pemerintah Indonesia memberikan beberapa fasilitas fiskal dalam mendatangkan vaksin tersebut.

"Perkiraan fasilitas fiskal yang diberikan oleh Pemerintah sebesar Rp 255 miliar, yang terdiri atas bea masuk, PPN impor, dan PPH pasal 22 impor," terang Dante. "Selain fasilitas fiskal tersebut, juga diberikan percepatan pengeluaran barang atas importasi vaksin COVID-19."

Dante mengungkapkan sampai saat ini ada sekitar enam juta orang yang telah divaksin, dan proses vaksinasi massal sudah masuk ke daerah terpencil di Indonesia. "Hingga saat ini, hampir 6 juta orang telah mendapatkan vaksin, hampir 3 juta diantaranya telah diberikan vaksinasi dosis kedua," terang Dante.

"Presiden Joko Widodo kemarin menyaksikan vaksinasi massal di Kecamatan Kao, Halmahera Utara, Maluku Utara, salah satu wilayah terpencil di Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 9.400 orang," jelasnya. "Di sana, ditargetkan setiap harinya 100 orang masyarakat divaksinasi, dimulai dari petugas layanan publik, petani, dan pedagang pasar."

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts