Vaksin Corona Merah Putih Ditarget Uji Klinis Tahun Ini Dengan Minimal 5 Ribu Relawan
Pixnio
Nasional
Vaksin COVID-19

Menurut Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, pihaknya kini berada dalam tahap transisi dari penelitian dan pengembangan menuju industri.

WowKeren - Vaksin virus corona (COVID-19) buatan dalam negeri, Vaksin Merah Putih, disebut akan segera masuk ke dalam tahap uji klinis fase I sekitar bulan September atau Oktober 2021 mendatang. Menurut Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, uji klinis Vaksin Merah Putih ini akan melibatkan setidaknya 5 ribu orang relawan.

"Minimum 5 ribu (relawan)," tutur Amin kepada CNN Indonesia, Jumat (26/3). "Kalau bisa sampai 20 ribu (relawan)."

Amin menjelaskan bahwa LBM Eijkman kini berada dalam tahap transisi dari penelitian dan pengembangan menuju industri. Amin berharap pihaknya dapat menyelesaikan transfer bibit vaksin ke Bio Farma pada akhir Maret 2021.

Nantinya, vaksin akan diproduksi dalam jumlah banyak untuk uji klinis setelah transfer bibit tersebut selesai. Adapun uji klinis Vaksin Merah Putih tersebut diperkirakan akan berlangsung selama delapan bulan.


Meski demikian, Amin belum bisa memastikan soal lokasi uji klinis Vaksin Merah Putih tersebut lantaran hal itu masih akan dibicarakan dengan Bio Farma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Intinya kita harus memilih mereka yang belum divaksinasi," terang Amin. "Jadi dengan berjalannya program vaksinasi, sebaran subjeknya akan berubah nantinya."

BPOM sendiri diharapkan bisa merilis izin penggunaan darurat alias Emergency Use Authorization (EUA) untuk Vaksin Merah Putih pada pertengahan tahun 2022 mendatang. Rencananya, Vaksin Merah Putih akan digunakan untuk memenuhi minimal 50 persen kebutuhan vaksin di dalam negeri. "Diharapkan pada pertengahan 2022 sudah mendapatkan Emergency Use Authorization dari Badan POM," tutur Amin.

LBM Eijkman sendiri disebut Amin tak hanya berperan dalam pembuatan bibit vaksin, namun juga akan terlibat dalam uji klinis dan produksi. Vaksin Merah Putih ini rencananya akan diproduksi oleh Bio Farma. "Tapi yang memegang tanggungjawab utamanya sekarang adalah industri," pungkas Amin.

Sebelumnya, Bambang Heriyanto selaku Juru Bicara dan Sekretaris PT Bio Farma juga pernah mmenyampaikan bahwa uji klinis Vaksin Merah Putih diperkirakan akan selesai pada pertengahan tahun 2022. Menurut Bambang, perusahaan sedang menunggu regulasi dari pemerintah.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts