Posisi Duduknya di Hadapan Menteri PUPR Viral, Gibran Rakabuming Beri Klarifikasi
Twitter/PEMKOT_SOLO
Nasional

Dalam foto yang beredar di media sosial, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming tampak duduk di level yang lebih tinggi dibandingkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

WowKeren - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming viral usai diberitakan duduk di atas meja di hadapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Dalam foto yang beredar di media sosial, Gibran tampak duduk di level yang lebih tinggi dibandingkan Basuki.

Diketahui, foto itu diambil di MasDon Art Center milik seniman Sardono W Kusumo, di tengah sela kunjungan Menteri Basuki ke Solo pada Sabtu (27/3) pekan lalu. Hal tersebut bahkan sempat ditanggapi oleh mantan Menko Maritim Rizal Ramli.

"Sejak kapan Mas Basuki ⁦ @KementrianPU jadi bawahan Walikota?," cuit Rizal pada Minggu (28/3). Rizal juga membagikan artikel yang berjudul "Menteri PUPR Kunker Ke Solo Gibran Duduk Di Meja, Basuki Duduk Di Kursi".

Komentar Rizal Ramli

Twitter/@RamliRizal

Kekinian, Gibran memberikan klarifikasi terkait posisi duduknya dengan Menteri Basuki. Menurut Gibran, tempat yang ia duduki bukanlah meja, melainkan kursi yang memiliki desain berundak.


"Kan sudah dijelaskan sama yang punya rumah," kata Gibran pada Senin (29/3). "Itu bukan meja, tapi kursi yang kayak tribun itu lho."

Gibran mengaku duduk di kursi yang posisinya lebih tinggi karena diminta oleh Menteri Basuki. Hal ini bertujuan untuk membuat mereka lebih nyaman berdiskusi.

"Pak Basuki minta saya duduk di situ karena memang lagi diskusi," papar putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut. "Jadi biar posisinya berhadap-hadapan."

Sementara itu, Sardono yang juga hadir dalam pertemuan tersebut turut memberikan klarifikasi. Menurut Sardono, Gibran awalnya memang hendak duduk di kursi yang selevel dengan Basuki, namun ia pindah karena diminta oleh sang Menteri.

"Itu tempat duduk penonton untuk acara pertunjukan seni. Justru tempat duduk di bawah itu biasa dipakai tamu undangan," papar Sardono. "Awalnya Mas Gibran mau duduk di samping Pak Basuki. Sama Pak Basuki diminta duduk di atas karena kita mau diskusi."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts