Tegaskan Tak Pernah Mengemis Jabatan, Moeldoko: Saya Rela Pertaruhkan Leher Saya
Instagram/dr_moeldoko
Nasional
Isu Kudeta Partai Demokrat

Moeldoko juga sempat menyindir pihak yang berpolitik dengan cara mencari perhatian dan 'membonceng kanan-kiri'. Menurutnya, orang-orang semacam itu mengorbankan jiwa nasionalismenya.

WowKeren - Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Moeldoko menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berubah. Hal ini disampaikan Moeldoko untuk menjawab pertanyaan soal kalangan militer yang mempertanyakan langkahnya di Demokrat.

"Pilihan saya ini adalah hak politik saya sebagai seorang sipil. Ketika saya bertugas di militer, tugas saya mengawal stabilitas dan juga demokrasi," terang Moeldoko dalam video yang diunggah ke akun Instagram resminya, Selasa (30/3). "Saat ini, saya sebagai sipil, saya tetap konsisten dengan tugas tersebut. Yaitu tugas menjaga demokrasi yang telah melekat di hati saya."

Lebih lanjut, Moeldoko menyindir pihak yang berpolitik dengan cara mencari perhatian dan "membonceng kanan-kiri". Menurutnya, orang-orang semacam itu mengorbankan jiwa nasionalismenya.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak seperti. Moeldoko juga menyatakan dirinya tidak pernah mengemis untuk mendapatkan pangkat dan jabatannya.


"Saya tidak pernah mengemis untuk mendapat pangkat dan jabatan. Apalagi, menggadaikan yang selama ini saya perjuangkan," jelas Moeldoko. "Saya konsisten, saya rela mempertaruhkan leher saya untuk terus menegakkan Pancasila dan berkibarnya Merah Putih. Tetapi, jika ada yang berusaha merusak ke Indonesia-an kita. Saya akan berdiri memimpin untuk meruntuhkannya."

Di sisi lain, Moeldoko juga menyatakan dirinya yakin prajurit TNI tidak akan mudah diprovokasi. Moeldoko mengaku selalu menanamkan kebajikan, kesejahteraan, dan profesionalisme selama memimpin TNI.

"Saya yakin Prajurit TNI tidak akan mudah diprovokasi, karena selama saya memimpin, saya selalu menanamkan kebajikan juga kesejahteraan dan profesionalisme, dan tidak pernah saya membuat prajurit merintih," pungkas Moeldoko. "Dan seluruh prajurit tahu tentang itu."

Sebelumnya, Juru bicara Partai Demokrat versi KLB, Muhammad Rahmad, menyebut Moeldoko telah mengimbau seluruh kader untuk tetap bersatu. "Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam waktu secepatnya akan mengambil langkah-langkah penertiban di internal partai dan mengimbau kepada kader partai di daerah untuk tetap bersatu dan utuh di dalam rumah besar Partai Demokrat," papar Rahmad dilansir Antara, Selasa.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts