Anak Buahnya Dinonaktifkan Diduga Terjerat Pelecehan Seksual, Anies Baswedan dan Wakil Buka Suara
Facebook/DKIJakart
Nasional

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara mengenai Kepala BPPBJ Blessmiyanda yang kini dinonaktifkan karena diduga terkait kasus perselingkuhan dan pelecehan seksual.

WowKeren - Pada Rabu (19/3) lalu, Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI Jakarta Blessmiyanda dinonaktifkan dari jabatannya oleh Gubernur Anies Baswedan. Belakangan penonaktifan jabatan ini dikaitan dengan dugaan melakukan pelecehan seksual hingga perselingkuhan.

Baru-baru ini Anies pun buka suara perihal dinonaktifkannya Blessmiyanda. Rupanya Anies mengamini perihal Inspektorat DKI Jakarta yang menerima 2 pengaduan terkait aksi pelecehan seksual dan perselingkuhan yang dilakukan sang pejabat.

"Penonaktifan Kepala BPBJ ini kami lakukan untuk memastikan proses pemeriksaan dan penyelidikan dapat dijalankan Inspektorat Pemprov DKI Jakarta," tegas Anies dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/3). "Secara cepat, menyeluruh dan adil bagi semua pihak yang terlibat."

Dalam pemeriksaan kasus ini, sang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengedepankan azas praduga tak bersalah. Namun jika Blessmiyanda terbukti bersalah atau ditemukan pihak-pihak lain yang menutupi kasus tersebut, pemerintah akan memberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.


Tak hanya itu, Anies juga memastikan pihaknya menempatkan perlindungan terhadap pelapor sebagai prioritas utama. Pemprov DKI melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) dan bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) memberikan pendampingan psikologis dan hukum kepada pelapor.

Pada kesempatan berbeda, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga ikut memberikan tanggapannya atas kasus yang menjerat Blessmiyanda. Ia memastikan kasus yang tengah bergulir ini tidak akan mengganggu kinerja pemerintah dalam pengadaan barang.

"Untuk lelang-lelang berjalan dengan baik, karena kami ini adalah satu institusi yang kolektif. Tidak ditentukan oleh satu-dua orang saja," tegas Ariza menekankan pengusutan kasus tak akan menghambat kinerja pemerintahan, di Jakarta pada Selasa (30/3).

Ariza juga mengonfirmasi soal Blessmiyanda yang tengah menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat DKI Jakarta terkait dugaan perselingkuhan dan pelecehan seksual kepada anak buahnya. Ia hanya berharap supaya masyarakat Ibu Kota menunggu hasil pemeriksaan Blessmiyanda.

"Prinsipnya Pemprov DKI Jakarta akan berlaku adil," pungkas Ariza, menyambung pernyataan Anies. "Dan melaksanakan pemeriksaan sesuai prosedur yang ada."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts