Sederhana Namun Efektif, Ini 7 Tips Menjemur Baju di Musim Hujan Agar Tak Bau Apek
Piqsels
SerbaSerbi

Tidak adanya sinar matahari membuat pakaian akan lebih lama kering. Sebab, tidak ada panas yang akan mendukung proses penguapan air dari serat-serat kain.

WowKeren - Saat musim hujan tiba, salah satu masalah yang kerap dihadapi adalah seputar menjemur pakaian. Sebab di musim ini, sering kali mentari lebih suka menyembunyikan diri di balik awan. Memang cuaca semacam ini sangat nyaman bagi yang tidak suka berada di bawah terik matahari, namun justru bisa menjadi penyebab masalah bagi mereka yang sedang menjemur pakaian.

Tidak adanya sinar matahari membuat pakaian akan lebih lama kering. Sebab, tidak ada panas yang akan mendukung proses penguapan air dari serat-serat kain. Alih-alih kering dan bisa dilipat, jemuran justru menjadi lembap dan tak jarang bahkan bau apek. Nah, untuk menyiasati agar jemuran tak bau apek di musim hujan, berikut cara-cara yang bisa kamu lakukan.

(wk/zodi)

1. Rendam dalam Larutan Pewangi


Rendam dalam Larutan Pewangi
marthastewart.com

Trik dasar yang harus kamu lakukan agar baju yang kamu jemur di musim hujan tidak bau apek adalah dengan merendamnya dalam pewangi. Sebelum dijemur, setelah baju sudah dibilas hingga tidak berbusa larutkan pewangi ke dalam bak berisi air secukupnya. Lalu masukkan baju dan rendam selama minimal 15 menit.

Selain membuat cucianmu lebih wangi, pewangi bisa mencegah bajumu bau apek jika tidak bisa langsung kering saat dijemur. Jika perlu, pilihlah pewangi sekali bilas sehingga akan membantumu menghemat air dan waktu karena kamu bisa langsung merendamnya ketika sudah selesai dikucek.

2. Keringkan Menggunakan Mesin Cuci


Keringkan Menggunakan Mesin Cuci
Piqsels

Salah satu penyebab baju mudah apek saat dijemur adalah kurang maksimal dalam memeras air usai membilasnya. Alhasil ketika sinar matahari tidak begitu panas maka tetesan air akan terperangkap ke dalam serat pakaian dan membuatnya apek ketika tidak langsung kering.

Untuk itu, kamu perlu mengeringkannya dengan menggunakan mesin cuci. Meskipun tidak 100 persen kering, pengering mesin cuci akan menghemat waktumu untuk menjemur. Bajumu tak perlu dijemur berlama-lama, asal terkena embusan angin walau matahari tidak begitu panas menyengat, baju akan tetap kering.

3. Gunakan Hanger


Gunakan Hanger
Pixabay

Cara wajib lainnya adalah dengan menjemur baju menggunakan hanger. Nah, inilah pentingnya kamu menyisihkan uang untuk memastikan stok hanger tersedia dalam jumlah banyak. Hal ini sangat berguna ketika musim hujan di saat cucianmu amat sangat banyak.

Menjemur pakaian menggunakan hanger memungkinkan cucianmu mendapatkan angin lebih banyak sehingga pakaian bisa lebih cepat kering. Selain itu, cara ini juga akan membuatmu menghemat lebih banyak tempat dan bisa menata jemuran dengan rapi. Paling tidak, sediakan sebanyak 30 hanger di rumah jika kamu terbiasa mencuci pakaian seminggu sekali.

4. Jangan Terlalu Berdempetan Saat Menjemur


Jangan Terlalu Berdempetan Saat Menjemur
Piqsels

Masih berhubungan dengan poin nomor 3, hindari menjemur pakaian terlalu berdekatan. Hal ini akan menyulitkan terjadinya sirkulasi udara sehingga baju membutuhkan waktu lebih lama untuk kering. Selain itu, udara yang terperangkap di antara jarak jemuran yang sempit akan menimbulkan bau apek.

Apalagi jika kamu menjemurnya tanpa menggunakan hanger, maka pastikan kamu benar-benar memberi jarak pada pakaian yang kamu rentangkan, ya. Jika memang tidak memungkinkan untuk menjemur baju dengan jarak sesuai maka kamu harus mengakalinya dengan menambah frekuensi mencuci dalam seminggu.

5. Cari Tempat yang Mendapat Sinar Matahari


Cari Tempat yang Mendapat Sinar Matahari
Pxhere

Tentu saja, ini sudah menjadi hal wajib mendasar jika tak ingin pakaianmu apek di musim hujan. Tempat terbuka memungkinkan pakaianmu untuk mendapatkan panas dari sinar matahari yang membantu proses penguapan sehingga pakaian akan lebih cepat kering.

Nah, karena di musim hujan biasanya akan lebih sering mendung maka keuntungan kamu menjemur pakaian di tempat terbuka adalah memungkinkan bajumu mendapat embusan angin agar lebih cepat kering. Jadi, sebisa mungkin buatlah tali jemuran di halaman belakang atau di atap balkon, ya.

6. Jika Perlu, Manfaatkan Kipas Angin


Jika Perlu, Manfaatkan Kipas Angin
Pxhere

Nah, jalan terakhir jika memang mentari tak kunjung menampakkan diri hingga sore hari, adalah dengan memanfaatkan kipas angin. Hanya lakukan ini jika kamu benar-benar membutuhkan pakaian itu untuk segera dipakai misalnya seragam. Sebab jika tidak, sebaiknya kamu bersabar dan mengandalkan angin sepoi-sepoi untuk membuatnya kering.

Memanfaatkan kipas angin untuk menjemur pakaian, artinya kamu juga harus memindahkan jemuranmu ke dalam kamar. Nah, bagi kamu yang clean freak tentu hal ini akan mengganggu estetika kamar, bukan? Jadi sebaiknya, cara ini kamu lakukan jika dalam kondisi benar-benar terpaksa.

7. Jangan Menunggu Hingga Cucian Menumpuk


Jangan Menunggu Hingga Cucian Menumpuk
Pixnio

Lebih baik mencegah daripada mengobati, prinsip ini juga bisa kamu aplikasikan dalam mencuci pakaian. Saat musim hujan, sebaiknya kamu menambah frekuensi mencuci pakaianmu dalam seminggu. Jika biasanya kamu hanya mencuci sekali maka tambah jadi dua kali. Dengan begitu jumlah pakaian yang harus dijemur juga tidak terlalu banyak, bukan?

Semakin sedikit pakaian yang dijemur maka akan semakin berkurang masalahmu ketika panas matahari tak kunjung datang. Dengan pakaian yang lebih sedikit, kamu bisa memiliki lebih banyak ruang untuk menjemur pakaianmu dengan jarak yang sesuai sehingga akan membuatnya lebih cepat kering.

Nah, itulah tadi tips-tips sederhana untuk menjemur pakaian di musim hujan agar tidak bau apek. Selain itu bagi kamu yang frustasi mengapa handukmu bisa apek dan lembap, bisa membaca tipsnya di artikel ini. Simak juga cara melipat pakaian agar lemari muat lebih banyak pakaian di sini, yuk!

You can share this post!

Related Posts