Kasus Bullying Terselesaikan, Agensi Umumkan Mingyu SEVENTEEN Siap Lanjutkan Promosi
Selebriti
Isu Bullying Artis Korea

Pledis akhirnya memberikan pernyataan akhir tentang skandal bullying dan pelecehan seksual yang menerpa Mingyu SEVENTEEN. Seperti apa pernyataan lengkapnya?

WowKeren - Pada Selasa (6/4), Pledis Entertainment mengumumkan bahwa Mingyu SEVENTEEN (II) telah menyelesaikan skandal bullying dengan penuduhnya. Agensi juga menegaskan bahwa idol 24 tahun tersebut akan melanjutkan aktivitasnya di industri hiburan.

Pledis menjelaskan bahwa Mingyu telah bertemu dengan penuduh dan berbicara secara langsung untuk menyelesaikan permasalahan ini. Pada akhirnya, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan berjanji untuk tidak saling menyakiti lagi. Simak pernyataan lengkap Pledis berikut ini:

"Halo. Ini Pledis Entertainment. Kami ingin memberikan pernyataan konklusif tentang masalah anggota SEVENTEEN Mingyu selama waktunya di sekolah," kata Pledis melalui platform TwitLonger.

"Selama proses ini, kami memastikan bahwa semua tindakan diatur oleh prinsip verifikasi yang cermat atas semua fakta sambil memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang terlibat mengalami ketidakadilan atau penganiayaan. Kami berkomunikasi langsung dengan individu yang menulis postingan tentang Mingyu untuk memeriksa fakta, dan kami telah mengeluarkan pernyataan yang mengoreksi klaim yang tidak benar atau berdasarkan kesalahpahaman," jelas Pledis.

"Setelah mengeluarkan pernyataan sebelumnya, kami dapat menghubungi orang yang disebut sebagai 'B' melalui individu yang memposting tentang peristiwa yang terjadi di sekolah menengah, dan memeriksa serta memverifikasi fakta selama lebih dari tiga minggu. Sementara ingatan tentang peristiwa yang terjadi sepuluh tahun lalu pasti berbeda, kami bekerja keras untuk menentukan fakta yang dapat disepakati oleh semua orang sebagai kebenaran," imbuh agensi tersebut.

Pledis kemudian menjelaskan bahwa Mingyu merasa sangat menyesal jika ia tak sengaja menyakiti temannya di masa lalu. Di sisi lain, mereka yang terlibat juga tak ingin memperpanjang masalah dan menyebabkan Mingyu disalahpahami lebih lama.

"Artis (Mingyu) ingin berbicara dengan individu yang terlibat baik secara pribadi atau melalui telepon. Tetapi kami menghormati keinginan orang tersebut untuk tidak dihubungi oleh artis dan sebagai gantinya menyampaikan pesannya. Selama percakapan tersebut, kami mencoba untuk membahas lebih dari sekadar masalah bukti atau memperdebatkan klaim dari pihak ketiga, dan sebaliknya sembari berupaya membangun pemahaman dan hubungan baik," jelas agensi.

Mereka melanjutkan, "Artis itu menjelaskan bahwa di sekolah menengah ketika teman-teman di sekitarnya bercanda, dia ikut tertawa tanpa pikir panjang. Mingyu kemudian meminta perusahaan untuk menyampaikan pesannya bahwa meskipun dia tidak ingat kejadian yang diceritakan oleh orang yang terlibat atau bermaksud untuk melakukan penganiayaan, jika ada tindakan di masa lalu yang menyebabkan kesusahan, maka dia dengan tulus meminta maaf."


"Orang yang terlibat juga mengatakan bahwa dia tidak ingin Mingyu memikul tanggung jawab yang tidak semestinya atas peristiwa yang terjadi di masa lalu. Baik individu tersebut maupun Mingyu tidak ingin saling menyakiti karena masalah ini. Kami ingin meminta kalian untuk menghindari dugaan yang tidak perlu yang dapat menyebabkan lebih banyak kesusahan bagi mereka yang terlibat dalam masalah ini," harap agensi.

Lebih lanjut, Pledis menjelaskan bahwa pihaknya telah menghubungi sejumlah pihak yang terkait dengan rumor ini. Karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memastikan kebenarannya, agensi meminta penggemar untuk memberikan maklum.

"Menghubungi orang dari postingan online dan menelusuri kembali ingatan sejumlah individu untuk memverifikasi fakta dari masalah tersebut membutuhkan banyak waktu dan usaha. Karena beratnya masalah, kami melakukan setiap langkah dengan sangat hati-hati. Harap dipahami bahwa butuh waktu sebelum kami dapat mengeluarkan pernyataan akhir ini," tandas Pledis.

Pledis kemudian mengungkapkan bahwa Mingyu merasa sangat menyesal karena telah membuat penggemar khawatir. Dalam pernyataannya, Mingyu berjanji untuk berperilaku baik agar tidak mengecewakan penggemar di masa depan.

Mingyu memulai, "Maaf karena telah membuat kalian khawatir. Pengalaman ini juga merupakan cobaan bagiku. Namun, aku juga belajar bahwa terlepas dari pikiranku atau ingatanku tentang peristiwa masa lalu, masih ada kemungkinan tindakan tidak disengaja yang melukai seseorang. Ini juga merupakan kesempatan untuk merenungkan bagaimana aku harus bersikap."

"Aku menyadari bahwa cinta dari penggemar-lah yang bisa membuatku terus beraktivitas. Dan aku menyadari sekali lagi bahwa aku harus berperilaku secara dewasa untuk mengembalikan energi positif yang telah kuterima dari kalian. Aku akan memastikan bahwa aku akan berperilaku dengan sebaik mungkin agar bisa berada di sisi kalian selama yang kubisa," sambungnya.

Terakhir, Pledis turut menyampaikan permintaan maafnya kepada penggemar yang telah khawatir selama beberapa minggu ini. Agensi juga mengumumkan secara resmi bahwa Mingyu akan beraktivitas seperti sedia kala.

"Kami ingin menutup kasus tentang Mingyu dan waktunya di sekolah. Mingyu akan melanjutkan aktivitas resminya dan mulai mengambil bagian dalam pekerjaannya. Perusahaan juga ingin menyampaikan permintaan maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran karena masalah yang berkaitan dengan artis kami. Terima kasih," pungkas Pledis Entertainment.

Sebelumnya, beberapa netizen anonim yang mengaku sebagai teman sekolah Mingyu telah memposting sejumlah tuduhan bullying selama sebulan terakhir. Menurut mereka, Mingyu telah melakukan berbagai macam perundungan (termasuk pada siswa penyandang disabilitas) serta pelecehan seksual.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts