Waspada! Marak Masker Medis Palsu Saat Pandemi COVID-19, Begini Cara Bedakannya
Unsplash/Mika Baumeister
Health
COVID-19 di Indonesia

Tingginya permintaan atas masker medis selama pandemi COVID-19 rupanya dimanfaatkan oleh sejumlah oknum nakal dengan membuat produk palsu. Lantas bagaimana mengantisipasinya?

WowKeren - Masker menjadi produk yang paling banyak dipakai di tengah pandemi COVID-19. Sebab pandemi yang terjadi mengharuskan masyarakat untuk melindungi diri dengan masker, yang tentu saja distandardisasi secara ketat.

Sayangnya ada masker-masker medis yang malah dipalsukan dan beredar di masyarakat. Tentu diperlukan kecermatan agar jangan sampai salah memilih apalagi jika dihadapkan dengan masker medis yang harganya murah di aplikasi e-commerce.

Cara termudah tentu saja dengan memeriksa izin edar Kementerian Kesehatan di produk masker medis tersebut. Sebab masker nonmedis tidak mendapatkan izin edar dari Kemenkes karena tak sesuai standar yang ditetapkan sebagai alat kesehatan.

"Masker nonmedis tidak memiliki izin edar dari Kemenkes karena tidak memenuhi standar uji sebagai alat kesehatan. Oleh karena itu untuk menghindari kesalahan pemilihan masker medis, maka masyarakat agar membeli masker medis yang sudah memiliki izin edar," tegas Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes, Arianti Anaya.

Untuk memeriksa izin edar ini bisa dilihat di laman infoalkes.kemkes.go.id. Lalu pengunjung bisa mengakses ikon pencarian di sebelah kanan, pilih kategori pencarian seperti nomor izin edar, nama produk, pendaftar, tipe, dan produsen. Setelah itu bisa masukkan kata kunci terkait lalu klik cari.


Selain itu, masyarakat juga harus memahami masker medis sudah pasti memenuhi standar mutu keamanan dan manfaat seperti lulus uji Bacterial Filtration Efficiency (BFE), Partie Filtration Efficiency (PFE), serta Breathing Resistance. "Masker medis harus mempunyai efisiensi penyaringan bakteri minimal 95 persen," terang Arianti.

Tak hanya itu, masker medis palsu dan asli juga bisa dibedakan lewat langkah-langkah sederhana berikut ini. Yang pertama adalah tes visual di mana masker medis biasanya diklaim memiliki 3 lapis.

Caranya buka atau robek masker dan lihat lapisan di dalamnya. Masker medis 3 lapis biasanya terdiri atas kepingan translucent di bagian atas, lapisan putih di tengah, dan kepingan berwarna (hijau, biru, atau putih).

Lalu masker bisa diuji dari segi ketahanannya terhadap air. Lipat masker sehingga bagian luarnya membentuk corong lalu tuangkan air ke dalamnya. Jika masker tersebut asli maka masker akan menahan air.

Dan yang terakhir, pastikan lapisan tengah masker yang telah dibongkar itu bukanlah kertas. Caranya adalah dengan membakar filter tersebut dan seharusnya tidak terbakar karena bukan berbahan kertas.

Cara yang mudah bukan? Jadi pastikan masker medis yang kalian miliki asli agar mumpuni dalam melindungi dari paparan virus Corona ya! Tetap sehat!

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts