Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Jatim, BMKG Minta Warga Waspada
Japan Meteorological Agency
Nasional

Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Prasetyo Umar lantas mengimbau seluruh masyarakat di wilayah pesisir dan nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan.

WowKeren - Gelombang tinggi berpotensi muncul di perairan Jawa Timur karena badai siklon tropis Seroja (985 hPa) di perairan selatan Pulau Sumba. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Surabaya lantas meminta masyarakat di pesisir untuk terus waspada.

Menurut prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Prasetyo Umar, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut, dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 20 knot. Sedangkan pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan pada umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 45 knot.

Sementara itu, kecepatan angin tertinggi terpantau terjadi di perairan selatan Pulau Jawa hingga Sumba, Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT dan perairan Jayapura. "Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," tutur Prasetyo dikutip dari detikcom pada Rabu (7/4).


Prasetyo lantas mengimbau seluruh masyarakat di wilayah pesisir dan nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan. Awan cumulonimbus yang luas dan gelap disebut bisa menambah kecepatan angin serta tinggi gelombang.

"Saran keselamatan mohon diperhatikan risiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter)," jelas Prasetyo. "Kapal fiber (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2 meter), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter)."

Adapun gelombang dengan tinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Kalteng bagian timur perairan Tuban-Lamongan, laut Jawa bagian utara Bawean perairan Gresik-Surabaya, laut Jawa bagian selatan Bawean perairan utara Madura, laut Jawa sebelah barat Masalembo perairan Kepulauan Sapudi, dan laut Jawa sebelah timur Masalembo perairan Kepulauan Kangen. Kemudian gelombang dengan tinggi 2,5 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Jatim dan Samudra Hindia selatan Jatim.

Di sisi lain, fenomena alam siklon tropis Seroja disebut menjadi penyebab banjir bandang di sejumlah kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT). Berbeda dengan siklon sebelumnya, pusaran angin yang luar biasa kencang ini sampai masuk ke daratan.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts