Sambil Tahan Tangis, Ibunda Nindy Ayunda Ungkap Fakta Memilukan Saat Sidang Cerai Putrinya
Instagram/nindyparasadyharsono
Selebriti
Perceraian Nindy Ayunda

Ibunda Nindy Ayunda menangis saat memberi kesaksian di sidang cerai putrinya, Rabu (7/4) kemarin. Hal ini berkaitan dengan dakta mengejutkan dibalik kekerasan yang didapat Nindy dari suaminya, Askara.

WowKeren - Ibunda Nindy Ayunda, Ratmulyati dihadirkan sebagai saksi pada sidang cerai putrinya dengan Askara Parasady Harsono. Namun usai memberi keterangan di dalam ruang sidang, Ratmulyati tak kuasa menahan tangisnya.

Kuasa hukum Nindy Ayunda, Herman Y Simarmata pun menceritakan alasan Ratmulyati menangis usai memberikan kesaksian di hadapan hakim. Hal ini berkaitan dengan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami sang putri.

"Dipertanyakan kondisi apakah benar adanya tindakan kekerasan dalam rumah tangga. Jadi ibunya Nindy menceritakan bahwa bagaimana sih (Nindy) pertahankan rumah tangganya," ujar Herman kepada awak media, Rabu (7/4).

Nindy disebut tak pernah menceritakan soal kekerasan fisik yang didapatnya dari suami kepada keluarganya. Namun meski ditutup rapat permasalahan rumah tangganya oleh Nindy, sang ibu mengaku sempat memergoki wajah dan sekujur tubuh putrinya lebam.

"Yang kadang-kadang Mbak Nindy nggak mau cerita. Tapi akhirnya terbongkar karena pada saat Mbak Nindy ke rumah orangtuanya dalam kondisi yang sudah memar, nangis. Ya itu namanya orangtua kan pasti ikut juga merasakan bagaimana yang dirasakan anaknya," jelas Herman.


Herman kemudian melanjutkan jika ibunda Nindy tak pernah melihat secara langsung kekerasan yang dialami oleh anaknya. Namun, Ratmulyati mengaku pernah melihat Nindy tengah bertengkar dengan Askara di rumah. Hal itu terjadi pada tahun 2018. Saat itu Ratmulyati dengan suaminya tengah berada di rumah Nindy dan Askara.

"Secara langsung ibunya Mbak Nindy nggak melihat, cuma pada saat pertama 2018 Ibunya Nindy bersama Ayahnya Nindy kebetulan dateng ke rumah. Ya dari situ kebetulan ada pertengkaran," ungkapnya. "Dimana melihat bahwa bagaimana Pak Askara kayak nggak sadar gitu. Ya kurang menghargai, kurang menghormati ada orangtua di rumah mereka pada saat itu."

Selain itu, pihak Nindy Ayunda sudah mengantongi bukti-bukti KDRT yang dilakukan oleh Askara. "Ya surat-surat ya secara umum ada, juga foto-foto bekas KDRT-nya. Ya surat-surat laporan kepolisian yang pernah dilakukan oleh Mbak Nindy," tutup Herman.

Sementara itu, polemik rumah tangga Nindy Ayunda dan Askara Parasady Harsono terjadi sejak awal menikah di November 2011. Diceritakan Nindy, sang suami kurang bisa mengontrol emosi hingga kerap main tangan. Puncaknya, pada tahun 2018 Nindy memergoki Askara berselingkuh dengan lebih dari satu perempuan.

Bukannya membaik, Nindy justru semakin mengalami sikap kasar dan pemukulan dari suami karena ketahuan selingkuh. Akhirnya, Nindy menyerah dan melaporkan suaminya dengan dugaan KDRT di Desember 2020. Status Askara pun sudah dinaikkan menjadi tersangka dalam kasus KDRT ini.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts