Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Wagub DKI Minta Siswa Untuk Tak Nongkrong
Pexels/Agung Pandit Wiguna
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Saat ini sejumlah sekolah yang berada di zona hijau sedang melaksanakan uji coba sekolah/pembelajaran tatap muka secara terbatas, salah satunya DKI Jakarta.

WowKeren - Indonesia akan segera membuka kembali sekolah-sekolah yang sebelumnya ditutup sementara selama pandemi COVID-19. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sebelumnya telah mengeluarkan kebijakan untuk melaksanakan sekolah tatap muka di bulan Juli 2021.

Sebelum dilakukannya sekolah tatap muka di bulan Juli, saat ini beberapa sekolah yang memenuhi kriteria di sejumlah wilayah Indonesia termasuk DKI Jakarta, sedang melakukan uji coba. Uji coba tersebut adalah sekolah tatap muka secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta agar para siswa untuk langsung pulang setelah pembelajaran selesai. Riza mengimbau siswa untuk tidak nongkrong. "Siswa sendiri harus diberi pemahaman jangan nongkrong, jangan main-main (setelah sekolah)," ujar Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (7/4).

Tidak hanya mengimbau para siswa saja, Riza juga meminta para orangtua/wali murid untuk ikut serta dalam pengawasan anaknya setelah selesai sekolah. Sementara itu, untuk tenaga pendidik dan guru, Riza meminta agar mereka mengontrol dan mengawasi para siswanya.


Riza meminta para guru untuk memberikan tugas kepada siswanya. Hal ini bertujuan agar sang siswa tidak nongkrong sepulang sekolah.

Larangan nongkrong seusai sekolah adalah untuk menghindari terjadinya di kerumunan. "Tenaga pendidik akan melakukan pemantauan monitoring juga ada petugas-petugas kami di setiap tempat-tempat umum, di tempat publik, halte, stasiun, di kereta itu ada pengawas," terang Riza.

Lebih lanjut, Riza juga mengatakan bahwa masih ada sebagian dari orangtua yang belum mengizinkan anaknya untuk melakukan pembelajaran tatap muka. "Saya kira berproses saja, memang ada kekhawatiran, ini sesuatu yang wajar, tidak ada masalah luar biasa, nanti para orangtua juga pada saatnya akan memahami dan mengerti," tambahnya.

Pemprov DKI akan berupaya maksimal dalam pengendalian angka kasus COVID-19 agar bisa mendapat kepercayaan dari para orangtua siswa, sehingga bisa memberikan izin untuk anaknya melakukan pembelajaran tatap muka. "Kita pastikan cara belajar mengajar secara offline-online terbatas campuran ini terlaksana dengan baik, dengan begitu orangtua akan percaya," pungkas Riza.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts