56 Persen Warga Puas Akan Kinerja Jokowi Saat Wabah COVID-19, Ma'ruf Amin Malah Dapat 'Rapor Merah'
Instagram/kyai_marufamin
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Survei IPO mengungkap mayoritas masyarakat Indonesia puas dengan kinerja Jokowi dalam menangani pandemi COVID-19, sangat jomplang dengan yang diperoleh Ma'ruf Amin.

WowKeren - Jajak pendapat terus dilakukan untuk mengukur kinerja pemerintah. Yang terbaru, lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) mengadakan jajak pendapat untuk mencari tahu tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Presiden Joko Widodo selama penanganan pandemi COVID-19.

Dan hasilnya, mayoritas ternyata menyatakan kepuasannya. "Presiden Jokowi mendapat tingkat kepuasan sebanyak 56 persen," ujar Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah dalam diskusi daring pada Sabtu (10/4).

Namun yang mengejutkan, tingkat kepuasan publik atas kinerja sang wakil yakni Ma'ruf Amin malah benar-benar anjlok. IPO menyebut tingkat kepuasan publik atas kinerja Ma'ruf dalam menangani pandemi COVID-19 hanya di kisaran 36 persen.

"Terlihat kejomplangan antara tingkat kepuasan terhadap Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin," papar Dedi. Lantas apa makna atau kesimpulan yang bisa ditarik dari kondisi ini?

Dedi menilai ada kerja yang kurang kolektif antara sang RI 1 dan 2. Masyarakat seolah melihat keduanya bekerja secara sendiri-sendiri dalam menangani pandemi COVID-19.


"Sekarang orang hanya melihat Presiden Jokowi bekerja, tidak melibatkan wakil presiden," ujar Dedi. "Begitu juga wakil presiden mungkin bekerja, tetapi tidak berani untuk menunjukkan ke publik."

Perihal tingkat kepuasannya, dijelaskan Dedi, dinilai dari tiga indikator. Yakni bidang sosial, ekonomi, dan politik-hukum. Di antara ketiga parameter, Jokowi hanya "jeblok" di bidang politik-hukum.

"Di bidang sosial, Presiden Jokowi mendapatkan tingkat kepuasan 58 persen. Bidang ekonomi 55 persen," tutur Dedi. "Dan bidang politik dan hukum memang rendah, yaitu 43 persen. Lebih besar yang menyatakan tidak puas yaitu sebesar 49 persen."

Survei ini sendiri dilakukan selama satu tahun pandemi COVID-19 terjadi di Indonesia yang diawali pada Maret 2020. Survei digelar pada Maret tahun lalu sampai April 2021 terhadap 1.200 responden dari berbagai wilayah Indonesia.

Selain tingkat kepuasan atas kinerja presiden dan wapres, IPO juga menggelar jajak pendapat atas kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju. Dan disebutkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati adalah menteri dengan kinerja paling memuaskan sementara Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly adalah yang berada di posisi buncit.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts