Bansos COVID-19 ala Jokowi Dapat Nilai Negatif Publik, KSP Beri Penjelasan
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Survei IPO mengungkap penilaian publik atas program bansos yang didistribusikan pemerintahan Presiden Jokowi selama pandemi COVID-19, yang ternyata kebanyakan bernilai negatif.

WowKeren - Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil jajak pendapat mereka terkait setahun penanganan pandemi COVID-19. Salah satunya dari segi kebermanfaatan program bantuan sosial yang digagas pemerintahan Presiden Joko Widodo yang malah menuai nilai negatif.

Disebutkan hanya 29,9 persen masyarakat yang merasa bantuan tunai tepat sasaran, sedangkan 51,3 persen lainnya menilai sebaliknya. Sedangkan untuk program pembagian sembako, meski 61,7 persen responden menyatakan tepat sasaran namun 63 persen menilai tidak tepat. Untuk program Kartu Pra Kerja juga hanya 23 persen responden yang merasa tepat sasaran.

Lantas apa kata Istana perihal hasil penilaian masyarakat itu? Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan Donny Gahral menegaskan bahwa Presiden Jokowi adalah sosok yang sangat peduli terhadap detail. Hasil ini dipastikan akan memicu Jokowi untuk langsung "menyentil" kepada menteri-menteri terkait demi menuntaskan kekurangan yang ada.

"Presiden Jokowi adalah presiden yang peduli terhadap detail. Saya kira beliau tidak membiarkan menteri-menterinya berjalan begitu saja," ujar Donny dalam diskusi Polemik Trijaya, Sabtu (10/4).


Spesifik pada perkara bantuan sosial, Donny mengatakan bahwa Jokowi sudah memerintahkan jajaran untuk memperbarui data. Harapannya manfaat dari bansos ini bisa dirasakan secara tepat sasaran oleh masyarakat yang memerlukan.

"Beliau tidak hanya helicopter view tapi masuk ke detail," ujar Donny. "Berkeliling menemui penerima manfaat, kalau ada keluhan segera didisposisikan ke menteri yang membawahi."

Namun Donny juga tak menampik bahwa ada pendapat yang kurang baik terhadap kinerja kementerian. Karena itulah, Jokowi juga berulang kali mengingatkan kementerian untuk bekerja lebih keras terutama di tengah pandemi COVID-19.

Survei IPO juga mengungkap pendapat publik atas kinerja Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin selama setahun menangani pandemi COVID-19. Jokowi sendiri mendapat hasil yang baik, namun respons berbeda nan jomplang ditemui pada penilaian Ma'ruf Amin.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts