Semakin Brutal, KKB Papua Bakar Helikopter hingga Picu Baku Tembak dengan TNI-Polri
Instagram
Nasional

Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin brutal. Setelah menembak mati dua guru, membakar rumah dan sekolah, mereka kembali berulah dengan membakar helikopter pada Minggu (11/4) malam.

WowKeren - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah. Pada Minggu (11/4) malam, mereka membakar sebuah helikopter yang terparkir di Apron Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

"Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin brutal di Papua. Pada Minggu (11/4), pukul 20.20 WIT, KKB pun melakukan pembakaran terhadap helikopter Cooper yang terparkir di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua," kata Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy dalam keterangan tertulis, Senin (12/4).

Akibat pembakaran tersebut, baku tembak antara KKB dengan personel TNI-Polri tak dapat dihindari. "Hal ini mengakibatkan terjadinya baku tembak antara KKB dan personel TNI-Polri," imbuh Iqbal.

Saat ini aparat tengah melakukan pengejaran untuk meringkus anggota KKB yang semakin meresahkan tersebut. Menurut Iqbal, pihaknya juga telah mengantongi lokasi persembunyian mereka.


"Pasukan TNI-Polri hingga saat ini terus mengejar KKB yang melakukan aksi penembakan serta pembakaran tersebut. Aparat keamanan TNI-Polri telah mengetahui KKB yang melakukan aksi brutal antara lain yakni Prenggen Telenggen, Abu Bakar Kogoya, Lerymayu Telenggen, dan Numbuk Telenggen," pungkasnya.

Sementara itu, aksi brutal KKB Papua mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya pada Kamis (8/4) pagi, seorang guru SD bernama Oktovianus Rayo (43) mendadak ditembak oleh orang tak dikenal saat menjaga kios di rumahnya. Penembakan tersebut mengenai bagian rusuk sebelah kanan korban hingga nyawanya tak bisa diselamatkan.

Setelah melakukan penembakan, KKB Papua membakar sejumlah rumah guru dan tiga sekolah di Kabupaten Puncak. Kini berbagai bangunan tersebut sudah rata dengan tanah.

Kemudian pada Jumat (9/4), kelompok tersebut kembali merenggut nyawa guru SMP bernama Yonatan Randen. Korban ditembak mati di rumahnya pada Jumat (9/4) sekitar pukul 16.45 WIT.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts