Boleh Gelar Tarawih Saat Ramadan 2021, Kemenkes Tetap Larang Anak-Anak Ikut ke Masjid
commons.wikimedia.org/Zied Nsir
Nasional
Ramadhan 2021

Pemerintah mengizinkan salat Tarawih terbatas kembali digelar di tengah pandemi COVID-19. Namun Kemenkes menganjurkan anak-anak di bawah 10 tahun tidak turut dibawa ke masjid.

WowKeren - Pemerintah mengizinkan pelaksanaan ibadah salat Tarawih di tengah pandemi COVID-19. Namun terdapat beberapa penyesuaian termasuk batasan maksimal kapasitas jemaah yang hadir di masjid.

Namun baru-baru ini Kementerian Kesehatan menambah persyaratan penting lain, yakni anak-anak di bawah 10 tahun tidak boleh ikut ke masjid. Hal ini seperti diungkap Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

Siti Nadia meminta orangtua yang akan melaksanakan salat Tarawih di masjid saat bulan Ramadan untuk tidak membawa anak mereka yang masih berusia di bawah 10 tahun. Kebijakan ini semata demi melindungi anak-anak agar tidak mudah tertular virus Corona atau malah menularkan ke orang lain.

"Kami juga mengimbau untuk para masyarakat tidak perlu rasanya membawa anak berusia di bawah 10 tahun untuk melakukan salat Tarawih bersama," ujar Siti Nadia dalam konferensi pers virtual, Senin (12/4). Kendati demikian, anak-anak tetap boleh dibawa ke masjid dengan kewajiban untuk mematuhi protokol kesehatan.


Pada kesempatan itu, Siti Nadia juga mengingatkan perihal protokol kesehatan untuk jemaah salat Tarawih di masjid. Yakni kapasitas jemaah sebesar maksimal 50 persen, kemudian juga harus melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan menerapkan jaga jarak aman 1 meter satu sama lain.

Selain itu, Siti Nadia juga mendorong jemaah membawa sendiri alat salatnya. "Dan tentunya penggunaan alat dan perangkat salat serta Al-Quran di masjid bisa dibawa oleh masing-masing jemaah dari rumah," papar Siti Nadia.

Siti Nadia juga mendorong masjid-masjid untuk melakukan disinfeksi secara teratur demi menjamin kebersihan. Selain itu, pengurus masjid juga sebaiknya menyediakan masker apabila ada jemaah yang tidak memakai masker ketika beribadah.

Lebih lanjut, Siti Nadia mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri beribadah di masjid, juga mengurangi mobilitas setra menghindari kerumunan selama bulan Ramadan. "Di bulan Ramadan ini kita tetap senantiasa fokus pada ibadah, bekerja dan berusaha tetap menjaga kesehatan masing-masing," pungkas Siti Nadia.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts