Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Gelar Salat Tarawih Perdana
Unsplash/Izuddin Helmi Adnan
Dunia
Ramadhan 2021

Raja Arab Saudi, Raja Salman diketahui telah mengizinkan pelaksanaan salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bulan Ramadan tahun 2021 ini.

WowKeren - Salat tarawih pertama telah digelar di dua masjid suci di Arab Saudi, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dengan penerapan protokol kesehatan virus corona (COVID-19) yang ketat. Raja Salman diketahui telah mengizinkan pelaksanaan salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bulan Ramadan tahun ini.

Hanya jemaah yang telah menerima vaksinasi COVID-19 dan mendaftarkan diri melalui aplikasi Tawakkalna saja yang diizinkan untuk mengikuti salat tarawih di masjid tersebut. Apabila ada yang nekat memasuki masjid tanpa memiliki izin, maka mereka dapat dikenakan denda besar dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci mengatakan telah meningkatkan operasi desinfeksi dan sterilisasi. Pihaknya juga mendistribusikan botol air Zamzam sekali pakai ke aula, area, alun-alun, dan kepada pengunjung, secara umum.

Selain itu, pihak otoritas juga menyatakan telah merekrut lebih dari 100 personel untuk menyambut jamaah di pintu masuk dan mengarahkan mereka ke tempat yang ditentukan.


Melansir Arab News, lokasi penyaringan alias screening juga dipasang di beberapa titik. Kamera thermal untuk mendeteksi suhu tubuh orang-orang yang memasuki area masjid.

Di sisi lain, Raja Salman telah berpesan agar salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dipersingkat menjadi 10 rakaat. Kepala Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan salah satu langkah yang diambil untuk memastikan keamaan jemaah di masa pandemi COVID-19.

"Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman terus menindaklanjuti segala sesuatu yang akan memberikan layanan terbaik bagi para peziarah dan jamaah selama musim pandemi," tutur Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais. "Presidensi telah melengkapi kemampuan manusia dan mekanik secara penuh untuk melayani peziarah dan jemaah selama Ramadan, bekerja sama dengan semua pihak yang terlibat dalam melayani para tamu Tuhan."

Sebagai informasi, salat tarawih di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram ditangguhkan untuk jemaah haji domestik dan asing pada tahun lalu lantaran situasi pandemi COVID-19. Pada bulan Ramadan tahun ini, pelaksanaan umrah dan salat telah diizinkan namun kegiatan iktikaf ditiadakan.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts