Bukan Pangan, Hal Tak Terduga Ini yang Dibutuhkan Penyintas Banjir Bandang Maut NTT
Nasional
Fenomena Banjir 2021

Banjir bandang akibat siklon tropis Seroja menerjang NTT dan menewaskan hingga ratusan warga. Saat ini para penyintas pun sudah berada di pengungsian dan mendapat uluran bantuan yang dibutuhkan.

WowKeren - Sejumlah bencana alam dilaporkan terjadi di Indonesia dalam beberapa waktu belakangan. Salah satunya banjir bandang maut yang disebabkan oleh siklon tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur.

Saat ini para korban terdampak bencana sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Presiden Joko Widodo dalam konferensi persnya beberapa waktu lalu juga menegaskan kebutuhan para penyintas sudah dipastikan aman seperti logistik dan bahan pangan.

Kendati demikian, ternyata ada kebutuhan mendesak lain yang cukup tidak terduga yang diungkap oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi. Josef menyebutkan bahwa kebutuhan mendesak para korban saat ini adalah pencegahan penyakit akibat pembusukan jenazah di lokasi terdampak.

"Yang mendesak, bagaimana untuk mencegah supaya jangan sampai di tempat-tempat yang masih ada jenazah menjadi tempat untuk penyebaran penyakit baru," papar Josef dalam konferensi pers virtualnya di Jakarta, Senin (12/4). "Oleh sebab itu kami membutuhkan bantuan dari siapa saja untuk bagaimana menangani ini."


Josef menyatakan bahwa bantuan pangan dan logistik saat ini sudah dapat mencukupi untuk semua warga terdampak bencana. Karena itulah yang saat ini sangat diperlukan adalah stok obat-obatan untuk para pengungsi.

Selain itu, Josef juga mengungkap perlunya tenaga konseling atau psikolog terutama untuk memulihkan trauma anak-anak korban bencana. Karena itu pula ia mengucap terimakasih atas bantuan tenaga konseling dari Menteri Sosial Tri Rismaharini hingga sejumlah organisasi masyarakat yang juga turun ke lokasi terdampak bencana.

Sampai Senin kemarin, total korban meninggal atas bencana alam tersebut mencapai 179 orang. "Korban bencana hari ini yang meninggal adalah 179 orang dan hilang 45," tutur Josef, dilansir pada Selasa (13/4).

Di sisi lain, banjir bandang buntut siklon tropis ini bukan satu-satunya musibah yang melanda Indonesia beberapa waktu belakangan. Beberapa hari setelahnya ganti bencana gempa bumi yang menerjang Bumi Pertiwi, tepatnya di Kabupaten Malang, Jawa Timur dengan magnitudo sampai 6,1 M.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts