Korban Dugaan Pengancaman Anggota Geng Seungri Berikan Kesaksian di Pengadilan
Selebriti

Seungri menghadiri pesta akhir tahun dengan kenalan di sebuah tempat minum yang sering dia kunjungi pada tahun 2015, dan pertengkaran di antara pelanggan lain meletus.

WowKeren - Para korban dugaan ancaman anggota geng Seungri memberikan kesaksian mereka. Mereka bersaksi pada sidang ke-15 terhadap mantan anggota Big Bang itu di Pengadilan Militer Umum Komando Operasi Darat di Yongin, Provinsi Gyeonggi.

Pihak Seungri sebelumnya membantah bahwa dia bersama anggota geng mana pun di tempat minum tempat ancaman itu terjadi, menjelaskan bahwa mereka hanyalah penjaga keamanan selebriti. Pada 16 April, sidang ke-15 terhadap Seungri atas dugaan mengatur prostitusi, melanggar undang-undang kerusakan properti, penyerangan fisik, dan lainnya.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Seungri menghadiri pesta akhir tahun dengan kenalan di sebuah tempat minum yang sering dia kunjungi pada tahun 2015, dan pertengkaran di antara pelanggan lain meletus. Dua korban yang tertangkap CCTV memberikan kesaksian mereka di pengadilan. Korban "A" merinci awal pertengkaran tersebut dengan menyatakan, "Aku mencoba menemukan seorang kenalan yang pergi denganku, dan aku membuka pintu ke kamar tempat Seungri berada. Seungri membuat ekspresi seperti sedang dalam suasana hati yang buruk, jadi aku bertanya kepadanya mengapa dia menatapku dengan jorok. Dia lebih muda dariku, dan sikapnya tidak baik. Itu sebabnya aku mencoba menguliahinya. Memang benar aku yang pertama berkelahi."

"A" melanjutkan, "Saat itu, Seungri memakai topi, jadi awalnya aku tidak tahu kalau itu dia. Dia terus menundukkan kepalanya, jadi aku bilang padanya bahwa aku harus memukulinya. Saat itulah dia mengangkat kepalanya, dan aku tahu itu Seungri. Karena kami berada di lingkaran bisnis yang sama, aku memperkenalkan diriku, meminta maaf, berjabat tangan, memeluk, dan berdamai dengannya."

Menurut korban "A", korban "B" tiba-tiba keluar masuk kamar pribadi Seungri dan rombongannya masuk, dan "B" juga marah dengan sikap Seungri terhadapnya. "A" menyatakan dia berbicara dengan Yoo In Suk di luar, dan sementara itu, "B" sudah menghilang ke gang dengan tersangka gangster di pesta Seungri. "A" lebih lanjut mengungkapkan bahwa dia diberitahu bahwa orang-orang itu adalah anggota geng selama penyelidikan polisi di Februari tahun lalu, dan meskipun dia mengira mereka bisa saja bagian dari geng setelah melihat CCTV, dia sebelumnya mengira mereka hanyalah teman Seungri.


Ketika pengacara Seungri menanyai "A" apakah Seungri hadir ketika orang-orang itu menarik "B" pergi, "A" menjawab, "Aku tidak ingat melihatnya. Aku hanya berpikir bahwa seseorang memanggil "B". "A" juga mengklaim telah bekerja dengan Seungri untuk alasan terkait bisnis setelah fakta tersebut, menambahkan, "Aku tidak ingin Seungri dihukum, dan aku memberi tahu penyelidik itu."

Namun, "B" menyatakan dia merasa agak terancam malam itu. Dia menyatakan, "Pada saat itu, aku pergi ke tempat minum karena pesta akhir tahun agensi model, dan aku dengan santai keluar masuk kamar tempat Seungri berada. Aku tetap di tempat itu karena orang di dalamnya ada di suasana hati yang buruk dan karena sikap mereka. Ada banyak orang di dalam dan di luar, dan ada banyak orang yang tidak aku kenal meskipun kami berada dalam bisnis yang sama. Orang-orang berbicara di luar, dan aku dituntun ke sebuah gang, di mana 6-7 orang mengepungku."

"B" kemudian mengatakan bahwa dia tidak diseret tetapi didorong, dan ketika dia mencoba untuk pergi, dia merasa terancam untuk tetap tinggal. Dia juga menyatakan tidak ada serangan fisik, tetapi cara mereka berbicara dengannya membuatnya merasa bahwa mereka adalah anggota geng. Namun, "B" lebih lanjut menyatakan dia tidak mengetahui tentang siapa yang berada di ruangan itu sampai penyelidikan polisi pada Februari tahun lalu ketika dia mengetahui Seungri juga hadir.

Karena tidak ada konfirmasi apakah Seungri menjadi pusat dari kedua insiden tersebut, tidak ada keputusan yang dibuat selama persidangan. Pengadilan sekarang memanggil mantan anggota F.T. Island, Jonghun dan Mr. Kwon, yang menghadiri acara akhir tahun bersama Seungri, sebagai saksi.

Seungri didakwa tanpa penahanan awal tahun lalu usai 17 penyelidikan polisi setelah dia diidentifikasi sebagai tokoh kunci dalam skandal klub Burning Sun yang meletus pada Februari 2019. Dia dituduh melanggar undang-undang prostitusi, undang-undang kekerasan seksual, undang-undang perjudian, hukum transaksi valuta asing, hukum kebersihan makanan, hukum penggelapan, dan hukum keuangan lainnya.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts