Bikin Bingung, Putri Titian Cerita Soal Putra Sulung yang 'Madol' Karena Urusan Keluarga
Instagram/putrititian
Selebriti

Putri Titian berbagi cerita mengenai putra sulungnya, Theodore Iori, yang sudah lama 'madol' dengan alasan ada urusan keluarga. Istilah 'madol' yang digunakan Putri Titian ternyata mengundang tanda tanya.

WowKeren - Putri Titian beserta suami dan kedua putra mereka belakangan kerap membagikan video dan foto momen liburan mereka. Setelah puas menikmati liburan, kini Putri Titian dan keluarga pun kembali dihadapkan dengan kewajiban aktivitas sehari-hari.

Salah satunya putra sulung Putri Titian, Theodore Iori Liem, yang harus kembali bersekolah. Lewat unggahan terbaru di Instagram Story miliknya, Putri Titian membagikan momen saat Iori kembali bersekolah secara online setelah menjalani liburan panjang.

Bikin Bingung, Putri Titian Cerita Soal Putra Sulung yang \'Madol\' Karena Urusan Keluarga

Instagram Story

Lebih tepatnya, Iori untuk tidak bersekolah dengan alasan ada urusan keluarga. "@theodoreioriliem Kembali bersekolah setelah sekian lama madol dgn alasan 'Urusan keluarga'," tulis istri dari Junior Liem itu pada Jumat (16/4) kemarin.


Unggahan Instagram Story Putri Titian soal Iori yang madol tak bersekolah itu tampaknya membuat sejumlah netizen bingung. Mereka tampaknya tidak tahu apa makna kata madol yang disebutkan Putri Titian.

Hal itu terlihat dari Instagram Story Putri Titian beberapa waktu kemudian. Putri Titian menunjukkan DM dari seorang netizen yang bertanya mengenai arti kata madol. "Madol apaan mom?" bunyi pertanyaan netizen di DM tersebut.

Bikin Bingung, Putri Titian Cerita Soal Putra Sulung yang \'Madol\' Karena Urusan Keluarga

Instagram Story

Menjawab pertanyaan itu, ibu dua orang putra ini pun langsung memberikan penjelasan yang ia cari di Google. Dari Google akhirnya diketahui bahwa kata madol adalah istilah lain untuk bolos.

"Madol yang memiliki makna bolos memang selalu menjadi pilihan bagi para pelajar untuk tidak mengikuti pelajaran di sekolah. Madol biasanya dilakukan saat ada guru killer yang sedang mengajar, saat PR belum dikerjakan, saat ada ulangan mendadak, bahkan saat sedang malas belajar," pungkasnya.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts