Menkominfo 'Sindir' PKB Soal Isu Reshuffle Kabinet: Jangan sebut Inisial Tertentu
Instagram/johnnyplate
Nasional
Reshuffle Menteri Jokowi

Isu reshuffle kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Jokowi telah menjadi perhatian publik dan mendapatkan respons dari sejumlah elite politik. Kali ini Menkominfo Johnny G Plate ikut memberikan tanggapan terkait isu tersebut.

WowKeren - Belakangan ini, isu reshuffle kabinet menjadi semakin hangat diperbincangkan oleh publik. Sejumlah pihak pun turut berkomentar atas isu tersebut. Sebelumnya, elite politik Partai Demokrat dan PPP sempat berkomentar mengenai isu reshuffle kabinet yang beredar. Kali ini giliran Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate yang turut buka suara mengenai isu reshuffle kabinet.

Johnny mengatakan bahwa reshuffle kabinet itu domain Presiden. "Reshuffle itu domain Presiden, makanya kita serahkan kepada Presiden, siapa, di mana, kapan itu domain Presiden," ujar Johnny usai Grand Launching Kurikulum Literasi Digital di Surabaya pada Jumat (16/4).

Johnny meyakini bahwa langkah reshuffle yang dilakukan sudah merupakan keputusan yang tepat. Menurutnya hal itu merupakan bentuk kepentingan pemerintahan agar bisa lebih kuat dan produktif. Dia meminta agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang berspekulasi terkait nama-nama menteri yang akan direshuffle.


"Nantinya malah membingungkan masyarakat (nama-nama menteri yang akan direshuffle)," terang Johnny. "Jangan sampai kita menyebut inisial tertentu yang berdampak pada kredibilitas tokoh nasional kita."

Sebagai informasi, sebelum disetujui oleh DPR RI, Presiden Jokowi mengajukan terlebih dahulu usulan penggabungan dua kementerian dan pembentukan satu badan baru melalui Surat Presiden (Surpres) Nomor R-14/Pres/03/2021. Usulan tersebut kemudian disetujui melalui pembahasan saat Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR, Kamis (8/4) yang dihadiri oleh pimpinan DPR RI dan sembilan fraksi.

Sebelumnya, isu reshuffle ini muncul dikarenakan DPR RI yang telah menyetujui penggabungan dua kementerian yakni Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), serta pembentukan satu badan baru yaitu Kementerian Investasi. Selain hal tersebut, ada pernyataan dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet pada pekan ini. "InsyaAllah pekan ini paling lambat," ujar Ngabalin kepada CNN Indonesia pada Selasa (13/4).

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts