Janji Digelar dengan Prokes Ketat, Ketua Panitia Tegaskan Olimpiade Tokyo Tak Akan Batal
REUTERS/Issei Kato
Dunia

Meski demikian, Seiko Hashimoto mengakui jika selama ini memang ada banyak kekhawatiran jika Olimpiade tetap digelar, mengingat penyebaran virus di Jepang masih tinggi.

WowKeren - Ketua Panitia Olimpiade Tokyo Seiko Hashimoto mengatakan bahwa gelaran olahraga bergengsi tersebut tidak akan dibatalkan. Pernyataan itu ia sampaikan kepada wartawan saat acara jumpa pers, Jumat (16/4).

Hashimoto mengakui jika selama ini memang ada banyak kekhawatiran jika Olimpiade tetap digelar, mengingat penyebaran virus corona di Jepang juga masih tinggi. Meski demikian, hal itu tak seharusnya membuat pihak panitia membatalkan rencana tersebut.

"Ada banyak kekhawatiran," ujar Hashimoto. "Tetapi sebagai panitia penyelenggara Tokyo 2020, kami tidak berpikir untuk membatalkan Olimpiade."

Untuk mencegah penularan virus, ia berjanji bahwa pertandingan akan digelar dengan benar-benar memperhatikan protokol pencegahan COVID-19 yang ketat. Adapun pernyataan Hashimoto tersebut dalam rangka menanggapi Sekretaris Jenderal LDP Toshihiro Nikai. Pada Kamis (15/4), Nikai mengatakan jika pembatalan pertandingan tetap akan menjadi opsi jika memang tidak memungkinkan untuk digelar.


Nikai, anggota peringkat 2 dari partai yang berkuasa, mengatakan kepada sebuah program TV, "Apa gunanya Olimpiade jika hanya akan membuat penyebaran infeksi? Kami harus membuat keputusan untuk itu."

Kemudian, Perdana Menteri Yoshihide Suga segera merilis sebuah pernyataan yang menjanjikan bahwa pemerintah Jepang tidak akan mengubah keputusannya untuk tetap mengadakan Olimpiade yang "aman dan terjamin".

Jepang sendiri tengah berjuang mengatasi kasus corona yang terus meningkat, dengan angka yang cenderung lebih tinggi di Tokyo setelah pemerintah mengakhiri keadaan darurat. Pemerintah melakukan persiapan dengan memantapkan prosedur pencegahan untuk Olimpiade yang akan dimulai pada 23 Juli, dengan estafet obor skala kecil yang saat ini sedang berlangsung.

"Kami akan mengadakan (Olimpiade) dengan cara yang memungkinkan," kata Taro Kono, menteri populer yang bertanggung jawab atas program vaksinasi Jepang pada program TV terpisah, menurut Kyodo News. "Mungkin akan digelar tanpa penonton."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts